0%
Jumat, 20 Juni 2025 05:43

Pemprov Sulsel Alokasikan Rp1 Miliar untuk Intervensi Stunting di Bulukumba

Editor : Agung
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, meresmikan program Pemutakhiran Data Anak Stunting (PEDAS 3) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kabupaten Bulukumba.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, meresmikan program Pemutakhiran Data Anak Stunting (PEDAS 3) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kabupaten Bulukumba.

Fatmawati menegaskan pentingnya inovasi ini sebagai model nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting di daerah.

PORTALMEDIA.ID, BULUKUMBA – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, meresmikan dua program inovatif percepatan penanganan stunting di Kabupaten Bulukumba. Kedua program tersebut adalah Pemutakhiran Data Anak Stunting (PEDAS 3) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Peluncuran berlangsung di Posyandu Kelurahan Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu, dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Ketua TP PKK Andi Herfida Muchtar, serta stakeholder lintas sektor.

Fatmawati menegaskan pentingnya inovasi ini sebagai model nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting di daerah.

Baca Juga : Angka Stunting Makassar 2025 Berhasil Ditekan ke 22,9 Persen, Turun dari 25,6 Persen

“Penurunan sebesar ini bukan hal biasa. Ini luar biasa. Salah satu alasan saya hadir karena Bulukumba menunjukkan kemauan kuat dan kerja kolaboratif yang berhasil," sebutnya.

Data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mencatat penurunan stunting di Bulukumba dari 33,7 persen (2023) menjadi 25,2 persen (2024), atau turun sebesar 8,5 persen, penurunan tertinggi di Sulawesi Selatan.

“Dengan data yang mutakhir, kita tidak hanya melihat angka, tetapi mengenali wajah-wajah yang butuh pertolongan," ujarnya.

Baca Juga : Rakor TPPS Makassar, Aliyah Serukan Kerja Nyata Atasi Stunting

PEDAS 3 berfokus pada pemutakhiran data anak berisiko stunting hingga tingkat desa dan kelurahan. Sementara itu, GENTING mengajak masyarakat yang mampu untuk menjadi orang tua asuh yang berperan aktif sebagai edukator dan penghubung layanan gizi dan kesehatan.

“Kita ingin semua pihak turun tangan, bukan hanya pemerintah. Ini soal masa depan generasi kita," tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga mengalokasikan dana sebesar Rp1.041.000.000 dalam APBD 2025 untuk mendukung intervensi stunting di 21 desa dan kelurahan di Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga : Munafri Ajak Pejabat Baru Turunkan Angka Stunting, TBC dan Pengangguran

Dana ini menjadi bentuk komitmen untuk mencapai target stunting satu digit pada 2026, sejalan dengan target nasional sebesar 14 persen pada 2024 dan eliminasi stunting menjelang Indonesia Emas 2045.

“Kalau semua kabupaten/kota punya keberanian seperti ini, target nasional akan lebih cepat kita capai. Sekali lagi, jangan pernah kendor. Terus semangat untuk menurunkan stunting," ujarnya.

Fatmawati juga mendorong agar strategi penanganan dan inovasi dari Bulukumba dapat direplikasi di daerah lain. “Kita butuh lebih banyak kabupaten seperti Bulukumba. Yang berani, cepat, dan mau berbenah bersama-sama," tambahnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar