0%
Senin, 23 Juni 2025 12:27

Medvedev Sebut Sejumlah Negara Siap Pasok Senjata Nuklir ke Iran, Peringatkan AS soal Perang Besar

Editor : Alif
Medvedev Sebut Sejumlah Negara Siap Pasok Senjata Nuklir ke Iran, Peringatkan AS soal Perang Besar
ist

Ia mengklaim bahwa beberapa negara telah menyatakan kesiapan mereka untuk memasok senjata nuklir ke Teheran.

PORTALMEDIA.ID – Mantan Presiden Rusia yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, melontarkan pernyataan mengejutkan di tengah memanasnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Ia mengklaim bahwa beberapa negara telah menyatakan kesiapan mereka untuk memasok senjata nuklir ke Teheran.

Pernyataan tersebut disampaikan Medvedev hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat meluncurkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran yang berlokasi di Fordo, Natanz, dan Isfahan, pada Minggu (22/6/2025) waktu setempat.

Baca Juga : Menlu Iran Ucapkan Idulfitri untuk Indonesia, Terima Kasih ke RI

“Sejumlah negara siap menyuplai Iran dengan senjata nuklir,” tulis Medvedev melalui akun Telegram resminya, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Serangan udara AS terhadap fasilitas sensitif Iran ini memicu kekhawatiran bahwa konflik antara Iran dan Israel bisa melebar menjadi perang regional besar, melibatkan lebih banyak kekuatan global.

Medvedev menyatakan bahwa kerusakan akibat serangan tersebut tergolong minimal dan tidak menyebabkan dampak signifikan pada infrastruktur utama nuklir Iran. Ia menegaskan bahwa proses pengayaan uranium di Iran masih bisa berlanjut, termasuk potensi pengembangan senjata nuklir.

Baca Juga : Iran Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Rusia dan Tiongkok, Isu Nuklir Jadi Fokus Utama

Lebih lanjut, Medvedev memperingatkan bahwa Amerika Serikat bisa saja terseret ke dalam konflik militer langsung jika eskalasi terhadap Iran terus berlanjut.

“Jika AS terus menyerang Teheran, bukan tidak mungkin Iran akan mengerahkan pasukan darat dalam skala besar,” ujarnya.

Medvedev juga menilai bahwa serangan ini justru memperkuat posisi politik pemerintahan Iran. Menurutnya, rakyat Iran kini semakin bersatu mendukung pemimpinnya, termasuk kelompok-kelompok yang sebelumnya tidak simpatik terhadap rezim.

Baca Juga : Adu Kekuatan Iran vs Israel Memanas, Teheran Siap Perang 10 Tahun

“Rakyat Iran sedang berkonsolidasi di sekitar kepemimpinan spiritual mereka. Bahkan mereka yang sebelumnya kritis kini mendukung,” ujar Medvedev.

Ia pun menyindir tajam Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan serangan tersebut, menyebutnya sebagai sosok yang dulu berkampanye membawa perdamaian, tetapi kini justru menyalakan api perang.

“Trump datang dengan janji sebagai pembawa perdamaian, tapi hari ini ia justru menyalakan sumbu ketegangan global,” kritik Medvedev.

Baca Juga : Trump Klaim Israel Setuju Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza, Hamas Diminta Ikut Menahan Diri

Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa mayoritas warga Amerika dan Israel tidak mendukung serangan ke Iran dan justru khawatir akan konsekuensi jangka panjangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer