0%
Senin, 12 September 2022 21:39

Suharso Monoarfa Kini Bungkam soal Kisruh PPP

Editor : Rasdiyanah
Mantan Ketua Umum PPP yang juga Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa. Foto: dok
Mantan Ketua Umum PPP yang juga Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa. Foto: dok

Mantan Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa kini bungkam soal kisruh PPP. Ia memilih tidak berkomentar apa-apa, setelah sebelumnya masih menyebut dirinya sebagai Ketua Umum PPP, meski keputusan Mukernas Partai telah menunjuk Mardiono sebagai ketua umum menggantikan posisinya.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Nasib kisruh PPP kini berada di tangan Suharso Monoarfa. Jika Kepala Bappenas itu menggugat SK Kemenkumham yang sahkan Mardiono Plt Ketum ke PTUN, maka kisruh akan berkepanjangan.

Namun, Suharso Monoarfa kini memilih bungkam soal kisruh PPP. Ditanyai wartawan di Gedung DPR, Senayan, Senin (12/9/2022), Suharso memilih bungkam. 

Ditanya dari ruang kerja Komisi XI hingga arah parkiran mobil soal apakah akan gugat ke PTUN, dia menolak bicara. 

Baca Juga : Mukernas PPP Tak akan Evaluasi Kinerja Mardiono

"Tenang-tenang, awas nanti jatuh," ujar Suharso, dikutip dari kumparan. Suharso malah mengomentari wartawan yang mengejar beramai-ramai.

Pukul 16.00 WIB, Suharso ke DPR lagi. Kali ini rapat membahas RUU Papua Barat Daya. Ditemui wartawan usai rapat, dia lagi-lagi bungkam sambil jalan ke arah parkiran mobil.

"Saya tinggal tanda tangan ya?" Suharso bicara dengan stafnya soal RUU Papua Barat Daya dan mengabaikan wartawan.

Akan Menyelesaikan dengan Baik-baik

Baca Juga : PPP Tancap Gas Rebut Kemenangan di Pilkada 2024

Meski begitu, Yasonna sempat memberikan sedikit pernyataan usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana tadi pagi sebelum ke DPR.

Dalam pertemuan dengan Jokowi, Suharso tak menampik sempat membahas permasalahan kepemimpinan PPP. Dia pun mengatakan akan menyelesaikan permasalahan ini secara baik-baik dengan Mardiono.

"Nanti saja, saya selesaikan baik-baik," kata Suharso di Istana Merdeka, Senin (12/9).

Baca Juga : Gabung KIM, PPP Siap Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sebelumnya, Suharso sempat menghadiri Bimtek DPRD Fraksi PPP usai dihentikan sebagai ketum dalam Mukernas partai. Saat itu, ia menyatakan masih sebagai Ketum PPP yang sah.

Dia juga menegaskan ingin melakukan konsolidasi menuju pemilu 2024. Dan ia mengaku sudah lelah dengan dinamika partai yang terjadi. Jika ada kader yang tak ingin konsolidasi sebaiknya tak ikut dalam proses tersebut.

"Pemilu sudah dekat kita harus konsolidasi yang tidak mau konsolidasi minggir," kata Suharso dalam potongan video saat menghadiri Bimtek DPRD Fraksi PPP, Selasa (6/9).

Baca Juga : 4 Majelis PPP Kirim Surat ke Mardiono Minta Segera Digelar Muktamar Pergantian Ketum

"Kita sudah lelah. jangan memprovokasi hal hal yang tidak benar. sekali lagi ya saya ingin mengatakan sekali lagi saya adalah Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan," lanjutnya.

Namun, Kemenkumham mengesahkan Mardiono sebagai Plt ketua umum berdasarkan keputusan Mukernas yang dianggap Kemenkumham sesuai dengan AD/ART.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar