0%
Senin, 28 Juli 2025 17:10

Perkuat Pengawasan, BPKP Sulsel Jalin Sinergi dengan Pemkot Makassar Naikkan Skor IPK BUMD

Editor : Alif
Perkuat Pengawasan, BPKP Sulsel Jalin Sinergi dengan Pemkot Makassar Naikkan Skor IPK BUMD
ist

Pemkot Makassar terbuka untuk menerima masukan teknis dari BPKP, termasuk hal-hal yang perlu diadopsi guna memperkuat tata kelola keuangan.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, Rasono, Ak, M.Ak, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

"Pada kesempatan ini. Kami ingin sharing dengan Pemerintah Kota, agar tugas kami dalam pemantauan BUMD dapat berjalan lebih baik," jelasnya, saat silaturahmi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Senin (28/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Rasono menyampaikan pentingnya sinergi antara BPKP dan Pemkot dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah, khususnya terkait pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pemantauan kas daerah.

Baca Juga : Rayakan Hari Jadi ke-102 secara Sederhana, PDAM Makassar Fokus Perkuat Integritas dan Pengabdian

"Selain itu, pengawasan kas daerah sangat penting untuk mitigasi risiko dan diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan skor Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD), jelas Rasono.

Ia menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya sebatas tugas teknis, tetapi juga untuk memperkuat hubungan kelembagaan.

"Kami datang ke sini untuk menjalin silaturahmi dan bertukar pikiran. Harapan kami, ke depan hubungan baik ini terus terjalin dan dapat memberikan manfaat bagi pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel," ujarnya.

Baca Juga : Hentikan Open Dumping, Pemkot Makassar Wajibkan Warga Pilah Sampah Organik dan Anorganik dari Rumah

Pihak Pemkot Makassar menyambut baik ajakan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah-langkah strategis BPKP dalam memperkuat tata kelola keuangan.

"Tentu Pemerintah Kota, kami komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, dalam hal keuangan dan juga atensi program kedepan," jelas Appi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam pertemuan bersama Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Rasono, Ak., M.Ak., yang membahas upaya peningkatan pengawasan BUMD serta kegiatan SKPD, pemantauan kas daerah, dan pengelolaan keuangan secara menyeluruh.

Baca Juga : Auditor KONI Makassar Tegaskan Dana Hibah Cabor Sudah Sesuai Regulasi, Tuduhan LSM Tak Berdasar

"Pemerintah kota, sangat berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin. Kami berharap proses ini dapat berjalan bertahap agar sistem pengelolaan keuangan daerah semakin baik," ucap Munafri.

Ia menambahkan, Pemkot Makassar terbuka untuk menerima masukan teknis dari BPKP, termasuk hal-hal yang perlu diadopsi guna memperkuat tata kelola keuangan.

"Jika ada hal yang dinilai penting untuk kami terapkan, kami ingin memahaminya dengan baik agar benar-benar bermanfaat bagi tugas-tugas pemerintahan," tuturnya.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Dukung Penetapan LP2B, Wujudkan Tata Ruang Berkelanjutan di Makassar

Tujuannya agar seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot mampu bekerja secara profesional dan dapat mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan negara yang melewati institusi. Munafri juga menekankan pentingnya arahan berkelanjutan dari BPKP.

"Kami berharap bimbingan terus diberikan kepada seluruh jajaran pemerintah kota, agar tata kelola keuangan daerah semakin akuntabel dan mampu mendukung kinerja Pemkot Makassar di masa mendatang," tutupnya.# BPKP Sulsel - Pemkot Makassar Perkuat Pengawasan BUMD dan Pengelolaan Keuangan Daerah

# Perkuat Pengawasan, BPKP Sulsel Jalin Sinergi dengan Pemkot Makassar Naikkan Skor IPK BUMD

Baca Juga : Pembangunan Stadion Untia Berproses, Pemkot Makassar Target Tetapkan Pemenang Tender September 2026

MAKASSAR – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, Rasono, Ak, M.Ak, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

"Pada kesempatan ini. Kami ingin sharing dengan Pemerintah Kota, agar tugas kami dalam pemantauan BUMD dapat berjalan lebih baik," jelasnya, saat silaturahmi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Senin (28/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Rasono menyampaikan pentingnya sinergi antara BPKP dan Pemkot dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah, khususnya terkait pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pemantauan kas daerah.

Baca Juga : Rayakan Hari Jadi ke-102 secara Sederhana, PDAM Makassar Fokus Perkuat Integritas dan Pengabdian

"Selain itu, pengawasan kas daerah sangat penting untuk mitigasi risiko dan diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan skor Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD), jelas Rasono.

Ia menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya sebatas tugas teknis, tetapi juga untuk memperkuat hubungan kelembagaan.

"Kami datang ke sini untuk menjalin silaturahmi dan bertukar pikiran. Harapan kami, ke depan hubungan baik ini terus terjalin dan dapat memberikan manfaat bagi pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel," ujarnya.

Baca Juga : Hentikan Open Dumping, Pemkot Makassar Wajibkan Warga Pilah Sampah Organik dan Anorganik dari Rumah

Pihak Pemkot Makassar menyambut baik ajakan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah-langkah strategis BPKP dalam memperkuat tata kelola keuangan.

"Tentu Pemerintah Kota, kami komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, dalam hal keuangan dan juga atensi program kedepan," jelas Appi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam pertemuan bersama Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Rasono, Ak., M.Ak., yang membahas upaya peningkatan pengawasan BUMD serta kegiatan SKPD, pemantauan kas daerah, dan pengelolaan keuangan secara menyeluruh.

Baca Juga : Auditor KONI Makassar Tegaskan Dana Hibah Cabor Sudah Sesuai Regulasi, Tuduhan LSM Tak Berdasar

"Pemerintah kota, sangat berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin. Kami berharap proses ini dapat berjalan bertahap agar sistem pengelolaan keuangan daerah semakin baik," ucap Munafri.

Ia menambahkan, Pemkot Makassar terbuka untuk menerima masukan teknis dari BPKP, termasuk hal-hal yang perlu diadopsi guna memperkuat tata kelola keuangan.

"Jika ada hal yang dinilai penting untuk kami terapkan, kami ingin memahaminya dengan baik agar benar-benar bermanfaat bagi tugas-tugas pemerintahan," tuturnya.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Dukung Penetapan LP2B, Wujudkan Tata Ruang Berkelanjutan di Makassar

Tujuannya agar seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot mampu bekerja secara profesional dan dapat mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan negara yang melewati institusi. Munafri juga menekankan pentingnya arahan berkelanjutan dari BPKP.

"Kami berharap bimbingan terus diberikan kepada seluruh jajaran pemerintah kota, agar tata kelola keuangan daerah semakin akuntabel dan mampu mendukung kinerja Pemkot Makassar di masa mendatang," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer