0%
Senin, 01 September 2025 15:23

Polisi Olah TKP Tragedi Kebakaran DPRD Makassar, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Editor : Alif
Polisi Olah TKP Tragedi Kebakaran DPRD Makassar, Sejumlah Barang Bukti Diamankan
ist

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengamankan sejumlah barang bukti termasuk satu bilah parang panjang.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Kepolisian mulai melakukan penyelidikan mendalam terkait kebakaran hebat yang melanda gedung DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), usai aksi unjuk rasa berakhir ricuh pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam.

Langkah awal dilakukan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) di gedung DPRD Makassar pada Senin, 1 September 2025.

Tim dari Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel bersama Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) dikerahkan untuk mengumpulkan barang bukti.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

“Hari ini tim Ditreskrimum dan Labfor melakukan olah TKP. Kita lihat di sini aset negara terbakar, bahkan ada saudara kita yang meninggal dunia di tempat ini,” ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono saat meninjau proses penyelidikan.

Rusdi menegaskan, pihaknya berkomitmen mengusut tuntas kasus ini hingga menemukan pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran yang menimbulkan korban jiwa.

“Saya katakan, potensial pelaku sudah ada. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa melakukan pendekatan hukum yang lebih jelas,” tegasnya.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengamankan sejumlah barang bukti termasuk satu bilah parang panjang.

Selain itu, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat ditemukan dalam kondisi rusak akibat kerusuhan.

Kapolda mengungkapkan, total kerugian negara akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 250 miliar.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

“Kurang lebih Rp 250 miliar kerugian negara akibat perilaku masyarakat yang tidak bertanggung jawab,” jelas Rusdi.

Sebelumnya, kerusuhan besar terjadi di Kota Makassar pada Jumat malam. Ribuan massa menyerbu gedung DPRD Kota Makassar dan DPRD Sulsel, melakukan pembakaran serta perusakan fasilitas negara.

Akibat peristiwa itu, gedung DPRD Makassar hangus terbakar, 67 mobil dan 15 motor ikut terbakar, serta tiga orang meninggal dunia karena terjebak dalam kobaran api.

Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi

Peristiwa tersebut menjadi salah satu tragedi kelam dalam sejarah pergerakan massa di Kota Daeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer