PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Andi Syafiuddin Patahuddin, menyoroti serius persoalan tunggakan pembayaran proyek pemerintah yang hingga kini belum diselesaikan.
Menurutnya, sejumlah kontraktor masih menunggu hak mereka meski pekerjaan sudah rampung sejak dua hingga tiga tahun lalu.
“Barusan saya ngobrol dengan kontraktor, ada pekerjaannya yang sudah dua sampai tiga tahun lalu selesai, tapi sampai sekarang belum dibayarkan,” ungkap Syafiuddin usai rapat paripurna DPRD Sulsel, Senin (8/9/2025).
Baca Juga : DPRD Sulsel dan Pemprov Bahas Kejelasan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
Ia merinci, proyek yang masuk dalam aduan kontraktor di antaranya jalan beton di Antang senilai Rp1,2 miliar, pekerjaan infrastruktur di Sinjai, serta pembangunan pagar di area belakang kompleks Gubernuran.
“Untuk jalan beton di Antang, nilainya Rp1,2 miliar dan itu kegiatan dua tahun lalu. Sementara yang lain, saya minta kontraktor kumpulkan datanya dulu,” jelasnya.
Syafiuddin menegaskan, pemerintah provinsi wajib memberikan kepastian pembayaran kepada pihak ketiga yang telah menunaikan kewajibannya.
Baca Juga : DPRD Sulsel Soroti Team Leader Paket Irigasi Multiyears 2025–2027
Ia mengingatkan, keterlambatan tersebut berpotensi merugikan kontraktor yang berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kontraktor itu mitra pemerintah dalam pembangunan. Jangan sampai mereka dirugikan hanya karena keterlambatan pembayaran,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News