0%
Minggu, 18 September 2022 14:56

Peserta Demo Lepas Jilbab Sebagai Bentuk Protes Perempuan Meninggal di Penjara Gegara Tidak Pakai Hijab

Editor : Azis Kuba
peserta demo di Iran lepas jilbab sebagai bentuk protes meninggalnya seorang perempuan di dalam penjara. dia ditangkap karena tidak menggunakan hijab.
peserta demo di Iran lepas jilbab sebagai bentuk protes meninggalnya seorang perempuan di dalam penjara. dia ditangkap karena tidak menggunakan hijab.

Itu termasuk, “Matilah diktator” sebuah referensi untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

PORTALMEDIA.ID -- Pasukan keamanan di Iran menembakkan gas air mata ke pengunjuk rasa yang berkumpul di kota Saqez, barat laut negara itu pada Sabtu (17/9/2022). Aksi protes pecah setelah seorang wanita muda meninggal dalam tahanan.

Unjuk rasa itu terjadi setelah pemakaman Mahsa Amini yang berusia 22 tahun. Ia ditangkap oleh apa yang disebut polisi moral di Teheran pada hari Selasa karena mengenakan jilbab yang tidak pantas.

Dia dinyatakan meninggal pada hari Jumat, setelah dinyatakan koma selama tiga hari. Sebelumnya pihak kepolisian Iran mengatakan ia terkena serangan jantung, namun beberapa pihak percaya ia menjadi korban pemukulan.

Kantor berita Iran, Fars melaporkan, polisi muncul setelah pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan di depan gedung gubernur lokal di Saqez, sekitar 460 kilometer sebelah barat Teheran.

Begitu mereka menembakkan gas air mata, para demonstran bubar dan tidak ada informasi langsung terkait korban cedera.

Baca Juga : Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Pangkalan AS di Qatar dan Irak

Dikutip dari DW, Minggu (18/9/2022), video yang diposting di media sosial pada hari Sabtu dimaksudkan untuk menunjukkan pengunjuk rasa di Saqez meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah.

Itu termasuk, “Matilah diktator” sebuah referensi untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Diketahui, Amini sedang mengunjungi keluarganya di Ibu Kota Iran ketika dia ditahan oleh unit polisi yang bertanggung jawab untuk menegakkan aturan berpakaian secara ketat untuk wanita di Iran.

Baca Juga : Pemimpin Iran Khamenei Ultimatum Israel-AS, Tegaskan Perang Dimulai

Siaran televisi pemerintah pada hari Jumat konon menunjukkan dia jatuh ke tanah saat berdebat dengan wanita lain tentang gaunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer