0%
Sabtu, 20 September 2025 05:50

Usai Video Viral Ingin Rampok Negara, Legislator PDIP Terancam Dipecat

Editor : Agung
VIRAL WAHYUDIN MORIDU - Anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu viral ingin habiskan dan rampok uang negara bersama hugel alias hubungan gelap. Kini Wahyudin Moridu genggam erat tangan istri meminta maaf pada Jumat (19/9/2025). Melalui media sosial, warganet meminta agar Anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu segera dipecat karena dinilai mencoreng citra DPRD.
VIRAL WAHYUDIN MORIDU - Anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu viral ingin habiskan dan rampok uang negara bersama hugel alias hubungan gelap. Kini Wahyudin Moridu genggam erat tangan istri meminta maaf pada Jumat (19/9/2025). Melalui media sosial, warganet meminta agar Anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu segera dipecat karena dinilai mencoreng citra DPRD.

Dalam video berdurasi 1 menit lima detik itu, Wahyudin yang tengah mengendarai mobil bersama seorang perempuan mengaku akan merampok uang negara.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Anggota DPRD Gorontalo yang sekaligus kader PDIP Wahyudin Moridu terancam dipecat oleh partainya sekaligus statusnya sebagai wakil rakyat buntut video pernyataannya yang ingin merampok uang negara.

Juru Bicara PDIP Guntur Romli menyebut bahwa video Wahyudin telah menjadi bahan evaluasi di internal pengurus pusat PDIP. Menurut dia, Wahyudin telah melakukan pelanggaran berat dan terancam dipecat.

"Sudah masuk evaluasi, termasuk pelanggaran berat, ancaman sanksi pemecatan," kata Guntur, Jumat (19/9/2025) malam.

Dalam video berdurasi 1 menit lima detik itu, Wahyudin yang tengah mengendarai mobil bersama seorang perempuan mengaku akan merampok uang negara.

Wahyudin dalam video itu juga sempat memperkenalkan diri, dan tengah dalam perjalanan dinas ke Makassar, Sulawesi Selatan.

"Hari ini kita menuju ke Makassar, menggunakan uang negara. Kita rampok saja uang negara ini, kan. Kita habiskan saja. Biar negara ini semakin miskin," kata Wahyudin dalam video tersebut sembari tertawa.

Setelah video tersebut viral di media sosial, Wahyudi kemudian menyampaikan permohonan maaf melalui akun media sosial pribadinya.

"Apa pun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik. Atas kejadian ini saya mohon maaf beribu-ribu maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo," tulis Wahyudin.

Dalam klarifikasinya, Wahyudin dalam video itu mengaku didampingi istri. Ia meminta maaf atas nama pribadi dan keluarga.

"Saya mohon maaf atas video yang diviralkan di media tiktok beberapa waktu lalu," kata Wahyudin.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer