PORTALMEDIA.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengambil alih uang pemerintah daerah (pemda) yang masih menganggur di rekening.
Purbaya beralasan belanja pemerintah daerah masih rendah meskipun menjelang akhir tahun. Hingga 25 September 2025, belanja APBD terealisasi Rp656,4 triliun atau baru sekitar 46,86 persen dari pagu sebesar Rp1.400 triliun sepanjang tahun ini.
"Lagi dipikirin, nanti kita lihat. Emang kita mau lihat. Nganggur betul apa enggak uangnya itu. Kalau uangnya nganggur, ya kita ambil," kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (25/9).
Baca Juga : Purbaya Soroti Lemahnya Hukum Internasional dalam Kasus Penangkapan Maduro
Menurutnya, Kementerian Keuangan akan kembali menghitung kebutuhan APBD. Apabila anggaran yang diberikan terus lambat penyalurannya, maka ada kemungkinan bakal dikurangi atau diambil dananya untuk dikelola pemerintah pusat.
"Tapi kita mau hitung juga. Harus hitung juga bahwa mereka perlu dana untuk awal tahun, Januari, Februari. Kita lihat nanti seperti apa ini ya. Tapi kalau emang betul-betul nganggur di sana, ya kita ambil alih, kita pindahin," imbuhnya dilansir CNN Indonesia.
Purbaya berencana melakukan edukasi kepada kepala daerah agar bisa mendukung pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Caranya dengan lebih rajin belanja untuk hal-hal yang prioritas.
Baca Juga : Pemerintah Kucurkan Tambahan DAU untuk Pembayaran THR dan Gaji ke-13 Guru
Dengan sosialisasi ini diharapkan ke depannya belanja pemda bisa makin gencar dan membantu mendorong perekonomian yang tinggi di dalam negeri.
"Nanti akan kita coba cash flow, prosedurnya biar lebih cepat, tapi itu kan enggak bisa tiba-tiba. Kita harus edukasi dulu ke mereka, dan kita lihat mereka mampu apa enggak," jelasnya.
Seretnya belanja pemda ini tercermin dari dana yang mengendap di perbankan hingga akhir Agustus 2025 sebesar Rp233,11 triliun. Jumlah ini naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp192,57 triliun.
Baca Juga : Pemerintah Akui Kebijakan Keliru Sebabkan Ekonomi Melambat di Awal Tahun
"Tapi yang jelas kita akan evaluasi dana yang di perbankan, yang punya pemerintah daerah yang sekitar Rp100 triliun setiap tahun itu ada di akhir Desember itu yang terpakai berapa," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News