0%
Kamis, 09 Oktober 2025 17:50

Kakek di Makassar Tenggelam Saat Selamatkan Cucunya, Ditemukan Meninggal Dunia di Pintu Air Sungai Je’neberang

Editor : Alif
Kakek di Makassar Tenggelam Saat Selamatkan Cucunya, Ditemukan Meninggal Dunia di Pintu Air Sungai Je’neberang
ist

Begitu jenazah korban berhasil diangkat ke daratan, suasana haru langsung menyelimuti lokasi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Setelah lima jam dilakukan pencarian, seorang kakek bernama Tutu Daeng Rani (67) yang sebelumnya dinyatakan hilang tenggelam di kawasan pintu air Sungai Je’neberang, Jalan Manunggal, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (9/10/2025).

Korban ditemukan oleh tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan Damkarmat Makassar setelah mengerahkan tim penyelam dan drone bawah air untuk menyisir area perairan.

Proses pencarian sempat mengalami kendala karena adanya tali pancing di lokasi kejadian.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

“Kita melakukan pencarian dengan metode penyelaman. Saat drone bawah air diturunkan, terlihat sosok korban di dasar sungai, namun sempat terkendala tali pancing,” ujar Kepala BPBD Makassar, Muh Fadli Tahar, di lokasi kejadian.

Fadli menjelaskan, pencarian dilakukan sejak pukul 11.40 Wita. Korban ditemukan sekitar pukul 16.40 Wita di kedalaman lima hingga tujuh meter di bawah permukaan air.

Begitu jenazah korban berhasil diangkat ke daratan, suasana haru langsung menyelimuti lokasi.

Baca Juga : Tim SAR Temukan 6 Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Keluarga yang menunggu di tepi sungai tidak mampu menahan tangis, bahkan beberapa anak korban histeris hingga jatuh pingsan.

“Kasian bapakku, bapakku,” teriak salah satu anak korban di lokasi pencarian.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Dari hasil keterangan saksi dan keluarga, diketahui bahwa korban tenggelam saat berusaha menyelamatkan cucunya yang jatuh ke dalam sungai ketika mereka sedang memancing.

“Berdasarkan informasi warga, korban sedang memancing bersama cucunya. Saat cucunya terjatuh ke air, korban berusaha menolong namun ia tidak bisa berenang dan akhirnya terseret arus,” jelas Fadli.

Sebelumnya, petugas gabungan telah melakukan pencarian intensif menggunakan dua perahu karet dan drone bawah air sejak menerima laporan kehilangan.

Baca Juga : Komisi V DPR Desak Investigasi Transparan atas Kecelakaan Pesawat di Maros

Meski medan cukup berat karena arus deras dan kedalaman sungai, upaya tim akhirnya membuahkan hasil.

Kini, pihak keluarga hanya bisa pasrah dan berharap kejadian serupa tak terulang lagi.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, terutama di kawasan berarus deras seperti Sungai Je’neberang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer