0%
Senin, 07 September 2026 08:22

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup Sementara Termasuk Soetta

Editor : Agung
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup Sementara Termasuk Soetta
ist

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebutkan, kebijakan ini berdampak langsung pada 467 penerbangan—terdiri atas 409 penerbangan domestik dan 58 penerbangan internasional—dengan taksiran sekitar 150.000 calon penumpang terdampak.

 

TANGERANG, PORTALMEDIA.ID – Erupsi Gunung Anak Krakatau memaksa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menutup sementara operasional delapan bandara di Pulau Jawa dan Sumatra, Minggu (6/9/2026). Langkah penutupan diambil menyusul sebaran abu vulkanik yang dinilai membahayakan keselamatan penerbangan.

Delapan bandara yang ditutup sementara tersebut meliputi:

  • Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang)

  • Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)

  • Bandara Radin Inten II (Lampung)

  • Bandara Husein Sastranegara (Bandung)

  • Bandara Budiarto (Curug)

  • Bandara Pondok Cabe (Tangerang Selatan)

  • Bandara Taufiq Kiemas (Lampung Barat)

  • Bandara Atung Bungsu (Pagar Alam)

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebutkan, kebijakan ini berdampak langsung pada 467 penerbangan—terdiri atas 409 penerbangan domestik dan 58 penerbangan internasional—dengan taksiran sekitar 150.000 calon penumpang terdampak.

"Apabila sebaran abu masih pekat dan hasil paper test masih positif, kami tidak akan memaksakan bandara dibuka atau pesawat beroperasi. Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama," tegas Dudy saat memantau langsung situasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).

Menhub Dudy menginstruksikan seluruh operator maskapai penerbangan untuk mengedepankan hak-hak konsumen di tengah gangguan kondisi alam ini. Maskapai diminta bergerak cepat menyampaikan informasi transparan terkait keterlambatan, pembatalan, maupun rencana pengalihan (divert) rute.

Kemenhub sendiri membuka opsi pengalihan penerbangan ke sejumlah bandara alternatif yang dinilai aman dari jalur sebaran abu vulkanik, seperti Bandara Kertajati, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.

"Pihak airlines harus segera menyampaikan status penerbangan agar penumpang tidak menunggu terlalu lama tanpa kepastian. Yang paling penting, hak pengembalian dana tiket (refund) atau reschedule harus dijamin sepenuhnya sesuai regulasi," imbuh Dudy.

Dudy juga mengimbau calon penumpang yang jadwal perjalanannya terdampak agar tidak mendatangi area bandara selama periode penutupan operasional, serta aktif memperbarui informasi melalui kanal resmi maskapai masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar