0%
Jumat, 17 Oktober 2025 21:44

DPR Dorong Penguatan Peran Pesantren dalam Revisi UU Sisdiknas

Editor : Alif
DPR Dorong Penguatan Peran Pesantren dalam Revisi UU Sisdiknas
ist

Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi dan dinamika politik saat ini, pesantren tetap menjadi ruang yang menanamkan nilai keikhlasan, kesabaran, dan kesederhanaan kepada santri.

PORTALMEDIA.ID - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadian Irfani menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran besar yang melampaui fungsi sebagai lembaga pendidikan agama. Ia menyebut pesantren telah menjadi pilar penting dalam membangun fondasi moral dan kebangsaan yang turut membentuk jati diri Indonesia sejak sebelum kemerdekaan.

“Pondok pesantren adalah kawah candradimuka bagi pembentukan moral, adat, dan etika bangsa. Dari pesantren lahir para pejuang, ulama, dan negarawan yang menjaga negeri ini dengan doa dan pengabdian,” ujar Lalu dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).

Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi dan dinamika politik saat ini, pesantren tetap menjadi ruang yang menanamkan nilai keikhlasan, kesabaran, dan kesederhanaan kepada santri. Nilai-nilai tersebut, kata Lalu, merupakan kekuatan moral yang dibutuhkan bangsa.

Baca Juga : RUU BUMD Dinilai Mendesak, DPR Soroti Lemahnya Tata Kelola dan Profesionalisme di Daerah

“Menjaga marwah pesantren bukan hanya soal membela lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya menyembuhkan luka moral bangsa. Ketika santri tetap tersenyum dalam sabar, di situlah kita belajar makna kemenangan sejati,” ucapnya.

Lalu menjelaskan bahwa DPR RI tengah membahas revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Salah satu fokus pembahasan adalah memperjelas posisi pendidikan pesantren agar memiliki kesetaraan dengan lembaga pendidikan umum.

“Dalam revisi UU Sisdiknas nanti, kami akan mempertegas pengakuan terhadap pendidikan pesantren dan lembaga keagamaan lainnya. Negara harus hadir memastikan hak-hak pesantren setara dengan pendidikan umum,” tegasnya.

Baca Juga : Rapat dengan DPR, Kapolri Tegaskan Penolakan Polri di Bawah Kementerian

Ia juga mendorong agar nilai-nilai luhur pesantren seperti adab, moral, sopan santun, dan penghormatan kepada guru dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan nasional.

“Etika dan karakter yang tumbuh di pesantren seharusnya menjadi contoh bagi lembaga pendidikan umum. Kami akan mendorong agar pendidikan karakter berbasis nilai pesantren menjadi bagian dari kurikulum nasional,” jelasnya.

Lalu menambahkan, kontribusi pesantren dalam melahirkan tokoh bangsa tidak dapat diabaikan. Banyak alumni pesantren yang kini berperan sebagai pemimpin, pemikir, dan penggerak pembangunan di berbagai sektor.

Baca Juga : Peran OMSP Disebut Kunci Ciptakan Stabilitas dan Ketahanan Nasional

“Negara harus mengakui dan menghargai peran pesantren, karena dari pesantrenlah lahir generasi yang mencintai tanah air dan mengabdi dengan ketulusan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer