0%
Senin, 17 November 2025 15:36

ABK Kapal Pinang Mas Ditemukan Meninggal Setelah Terjatuh ke Laut di Perairan Jeneponto

Editor : Alif
ABK Kapal Pinang Mas Ditemukan Meninggal Setelah Terjatuh ke Laut di Perairan Jeneponto
ist

Lokasi penemuan jenazah berada sekitar 100 meter dari titik terakhir kapal saat lego jangkar.

PORTLMEDIA.ID, JENEPONTO – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pinang Mas yang terjatuh ke laut saat proses buang jangkar di perairan Pandang-pandang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Korban diketahui bernama Rahmat Hidayat (30), warga Kampung Kaili, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, S.E., menjelaskan bahwa korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (16/11) sekitar pukul 11.10 WITA setelah pencarian dilakukan sejak Sabtu (15/11).

Baca Juga : Berhari-hari Terombang-ambing di Laut, Nelayan Jeneponto Berhasil Ditemukan Selamat

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu siang tadi sekitar pukul 11.10 WITA. Sebelumnya korban dilaporkan terjatuh dari kapalnya saat sedang buang jangkar,” ujar Andi Sultan, Minggu.

Lokasi penemuan jenazah berada sekitar 100 meter dari titik terakhir kapal saat lego jangkar.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Lanto Dg. Pasewang, Jeneponto, sebelum kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga : Sempat Dicari Keluarga, Nelayan Jeneponto Dilaporkan Hilang Saat Melaut

Diketahui, korban merupakan ABK Kapal Pinang Mas, yang berfungsi sebagai kapal pengangkut ikan (kapal kampas) dari kapal besar pencari ikan menuju ke dermaga.

Pada Jumat malam (14/11) sekitar pukul 23.00 WITA, kapal terpaksa berteduh dan membuang jangkar akibat hujan deras dan badai.

Namun, setelah proses buang jangkar selesai, korban tidak lagi terlihat di geladak kapal.

Baca Juga : Tim SAR Temukan 6 Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Nahkoda dan ABK lain sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun hasilnya nihil.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Pos SAR Bantaeng pada Sabtu pagi sehingga operasi pencarian resmi dimulai.

Hingga proses evakuasi selesai, Basarnas mengimbau seluruh kru kapal agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar