PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Tim medis dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar berhasil melakukan tiga operasi caesar darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, Aceh, pada Rabu (2/12/2025) malam.
Operasi ini dilakukan setelah layanan kesehatan di daerah tersebut kewalahan akibat bencana banjir yang melanda wilayah itu.
Salah satu dokter yang terlibat, dr Bahrul Fikri, menjelaskan bahwa tim Unhas harus turun tangan karena tenaga medis setempat mengalami kekurangan personel dan kelelahan.
Baca Juga : SNPMB 2026, Unhas Kurangi Kuota S1 dan Perkuat Kualitas Akademik
Sejumlah dokter kandungan dan dokter anak di RSUD Pidie Jaya juga terdampak banjir sehingga tidak dapat bekerja optimal.
"Tenaga medis dan dokter setempat ikut terdampak banjir dan mengalami kelelahan. Kami meminta mereka beristirahat karena mereka pun menjadi korban. Untuk sementara, pasien obsgin dan anak kami bantu tangani," ungkap Bahrul, Kamis (4/12/2025).
Dalam penanganan darurat tersebut, salah satu pasien datang dalam kondisi ketuban pecah dini lebih dari 24 jam, sehingga membutuhkan tindakan operasi segera demi menyelamatkan ibu dan bayinya.
Baca Juga : MWA Unhas Tetapkan Prof Jamaluddin Jompa sebagai Rektor untuk Periode Kedua
Dua pasien lainnya juga mengalami kondisi medis yang berisiko tinggi.
"Ibu pertama kami tangani karena Preeklampsia Berat (PEB), obesitas, dan ketuban pecah dini. Ibu kedua membutuhkan operasi karena riwayat operasi caesar sebelumnya dan posisi janin letak lintang. Sementara ibu ketiga juga mengalami PEB," jelasnya.
Semua bayi berhasil dilahirkan dengan selamat dan dalam kondisi stabil. Dua di antaranya berjenis kelamin laki-laki, sementara satu bayi perempuan.
Baca Juga : Pemilihan Rektor Unhas Periode 2026–2030 Resmi Digelar 14 Januari
Satu bayi masih menjalani pemeriksaan lanjutan saat dipindahkan ke ruang perawatan.
Sebanyak 12 tenaga medis Unhas dikerahkan ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh.
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, mengatakan bahwa pengiriman tenaga medis tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral perguruan tinggi untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana.
Baca Juga : Rakor Digelar Januari 2026, Ramli Rahim Pimpin Panitia Mubes IKA Unhas
"Untuk gelombang saat ini, 12 tenaga medis diberangkatkan di bawah komando dr Muhammad Andry Usman menuju Aceh," kata Jamaluddin.
Selain ke Aceh, Unhas juga mengirimkan tenaga medis ke Kota Sibolga, Sumatera Utara, untuk memberikan pelayanan kesehatan di daerah terdampak bencana lainnya.
Tim tersebut membawa obat-obatan, peralatan medis, dan instrumen operasi yang dibutuhkan di lapangan.
Baca Juga : Sjafrie Sjamsoeddin Dorong Mahasiswa Unhas Perkuat Karakter dan Integritas
Jamaluddin berharap bantuan tenaga medis Unhas dapat mempercepat penanganan darurat di wilayah bencana.
"Semoga kehadiran tim medis Unhas dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Mereka akan bahu-membahu memberikan pelayanan terbaik. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News