0%
Kamis, 18 Desember 2025 10:32

Total Pemilih Naik jadi 211,8 Juta Jiwa Hingga Akhir 2025

Editor : Agung
INT
INT

Total warga negara Indonesia yang masuk kategori pemilih dan ditetapkan dalam rapat pleno sebanyak 211,8 juta.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II 2025, yang mencatat jumlah pemilih mengalami kenaikan.

Hal itu ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka PDPB Tingkat Nasional Semester II Tahun 2025, yang digelar di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol No.29, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 17 Desember 2025.

Dalam pemaparan Ketua KPU Mochammad Afifuddin, disebutkan total warga negara Indonesia yang masuk kategori pemilih dan ditetapkan dalam rapat pleno ini sebanyak 211.865.861 (211,8 juta).

Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Dari total pemilih mutakhir dalam negeri dan luar negeri itu, pemilih laki-laki hanya 49,84 persen atau sebanyak 105.583.893 jiwa. Sementara, pemilih perempuan 50,16 persen dari total atau 106.281.968 jiwa.

"Itu tadi rekapitulasi data pemilih yang kita, hasil pemutakhiran (data pemilih) berkelanjutan untuk Semester II Tahun 2025," ujar Afifuddin.

Dia menjelaskan, rekapitulasi PDPB dilakukan di 83.737 kelurahan dalam lingkup 7.285 kecamatan dan berada dalam wilayah 514 kabupaten/kota pada 38 provinsi.

Baca Juga : PDPB Disorot, Bawaslu Minta KPU Sulsel Lebih Proaktif

"Sebagaimana pemutakhiran yang sudah dilaksanakan, dan ini sudah dihasilkan dari proses rekap di bawah tingkat kabupaten (dan kota), yang plenonya dilakukan di tingkat provinsi," urainya.

"Kemudian, (KPU) provinsi sudah menggelar pleno terbuka seperti ini di wilayah masing-masing. Selanjutnya, rekap dari masing-masing provinsi ditetapkan hari ini (di KPU RI)," sambung Afif.

Lebih lanjut, ditambahkan Anggota sekaligus Ketua Divisi Data dan Informasi KPU, Betty Epsilon Idroos terkait PDPB luar negeri, basis datanya juga mengacu pada Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang berasal dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri).

Baca Juga : DPR Cecar ANRI dan KPU soal Arsip Ijazah Jokowi

"Dan data luar negeri ini langsung dikerjakan oleh KPU Republik Indonesia, berkerja sama dengan Kemenlu (Kementerian Luar Negeri). Data diperbaharui dari DP4 luar negeri, dan kami juga sudah terima untuk kami sandingkan dengan data dalam negeri," urainya.

"Data yang dapat disandingkan dengan data dalam negeri, adalah yang ber-NIK (bernomor induk kependudukan). Yang tidak ber-NIK, tentu kami rely on (mengandalkan) atas data yang kami terima dari Kemenlu," sambung Betty menegaskan.

Mengacu pada data pemilih tetap (DPT) yang ditetapkpan pada Pemilu Serentak 2024, terdapat 204,8 juta jiwa pemilih dengan rincian 203.056.748 jiwa adalah pemilih dalam negeri, dengan komposisi pemilih laki-laki 101.467.243 dan pemilih perempuan 101.589.505.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Imbau KPU Tindak Lanjuti Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan

Sementara, untuk pemilih luar negeri di 128 negara perwakilan sebanyak 1.750.474 jiwa, dengan rincian pemilih laki-laki 751.260 jiwa dan pemilih perempuan 999.214 jiwa.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar