PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengakibatkan dua pohon besar tumbang hingga menutup total ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (11/1/2026).
Peristiwa tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur lintas provinsi dan memaksa pengendara mencari jalur alternatif.
Pohon berukuran besar yang tumbang ke badan jalan menyebabkan empat pengendara sepeda motor tertimpa.
Baca Juga : Panen Raya Lapas Makassar, Aliyah Mustika Tekankan Pembinaan Kemandirian
Dari jumlah tersebut, satu korban dilaporkan mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar, sementara korban lainnya mengalami luka ringan.
Kapolsek Biringkanaya, Andik Wahyu Cahyono, mengatakan seluruh korban masih dalam pengawasan tim medis.
“Kendaraan yang tertimpa ada empat sepeda motor. Untuk korban sementara dirawat di RS Daya, satu orang masih dalam tahap observasi,” ujarnya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Sulap Mobil Bekas Jadi Armada Sosial
Menurut Andik, proses evakuasi pohon tumbang sempat mengalami kendala lantaran ukuran batang pohon yang besar serta keterbatasan peralatan di lokasi kejadian.
“Pohon tumbang menutup seluruh bahu jalan. Kendala utama kami tadi peralatan karena pohonnya cukup besar sehingga membutuhkan alat pemotong,” jelasnya.
Untuk membuka kembali akses jalan, personel gabungan dari Kepolisian, TNI, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng Kampus, Benahi Alur Air di Kawasan Rawan Banjir
Alat berat turut digunakan guna memindahkan dan memotong batang pohon yang menutup badan jalan.
“Saat ini akses sudah mulai terbuka. Setengah bahu jalan sudah bisa dilewati kendaraan. Tinggal pembersihan dan pemotongan batang utama,” beber Andik.
Selain kejadian pohon tumbang, cuaca ekstrem juga menyebabkan sebuah bangunan indekos di Jalan Keindahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kecamatan Tamalanrea, mengalami kerusakan parah akibat angin kencang.
Baca Juga : Proyek RISE Jadi Andalan Makassar Atasi Sanitasi dan Banjir Perkotaan
Atap bangunan roboh dan menimpa dua penghuni kamar yang merupakan pasangan suami istri.
Kepala Bidang Penyelamatan Damkarmat Makassar, Ismail Abdullah, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wita.
“Saat angin kencang terjadi, salah satu bangunan terdampak hingga atapnya roboh dan dinding ikut runtuh,” ungkapnya.
Baca Juga : Munafri Geram, Pegawai Pemkot Makassar Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja
Dua korban masing-masing bernama Muh Raihan Arsal dan Nur Aisyah Bahar. Saat kejadian, keduanya sedang tertidur di dalam kamar indekos.
“Korban ada dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan, mereka pasangan suami istri,” tuturnya.
Akibat insiden tersebut, korban laki-laki mengalami luka parah akibat tertimpa atap beton, sementara korban perempuan hanya mengalami luka ringan.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan Damkar, SAR, BPBD, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
Sekitar pukul 17.00 Wita, kedua korban dilarikan ke RSUP Wahidin Soedirohusodo Makassar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News