PORTALMEDIA - Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Tenri Uji Idris, melakukan kunjungan kerja ke kantor Perumda Pasar Makassar Raya (PD Pasar) guna membahas sejumlah persoalan krusial terkait infrastruktur pasar di Kota Makassar. Dalam pertemuan tersebut, sorotan utama tertuju pada rencana pembangunan pasar di wilayah Barombong.
Andi Tenri Uji menegaskan bahwa pembangunan pasar di Barombong bukan lagi sekadar wacana baru. Aspirasi ini telah berulang kali disuarakan oleh masyarakat setiap kali dirinya menggelar kegiatan Reses (serap aspirasi).
Baca Juga : Diskusi dengan Kader HMI, Tenri Uji Idris: Perempuan Harus Mandiri di Rumah, Tangguh di Parlemen
"Pembangunan pasar di Barombong ini sudah sangat sering dibahas dan menjadi keluhan utama warga saat kami turun reses. Saya meminta PD Pasar untuk memberikan perhatian serius dan segera merealisasikan pembangunannya," tegas politisi PDI Perjuangam tersebut.
Potensi Peningkatan PAD dan Kepadatan Penduduk
Menurut Andi Tenri Uji, Barombong merupakan salah satu wilayah "ujung" Kota Makassar yang memiliki pertumbuhan penduduk sangat pesat. Keberadaan pasar resmi dinilai akan membawa dampak ekonomi yang signifikan, baik bagi warga maupun pemerintah kota.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam kunjungan tersebut antara lain:
-
Baca Juga : Andi Tenri Uji Idris Tegaskan Aspirasi Warga Mariso Harus Masuk Dokumen Perencanaan Musrenbang 2026
Pusat Ekonomi Baru: Barombong yang padat penduduk membutuhkan pusat perbelanjaan yang representatif agar warga tidak perlu menempuh jarak jauh untuk memenuhi kebutuhan pokok.
-
Peningkatan PAD: Aktivitas belanja di pasar resmi akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi yang terkelola dengan baik.
-
Pemerataan Infrastruktur: Pembangunan di wilayah perbatasan atau ujung kota harus sejajar dengan pusat kota untuk memastikan pelayanan publik yang merata.
Andi Tenri berharap pihak direksi PD Pasar Kota Makassar tidak lagi menunda-nunda kajian teknis maupun eksekusi lapangan. Mengingat urgensi kebutuhan warga, percepatan pembangunan pasar ini dianggap sebagai langkah nyata pemerintah dalam merespons keluhan konstituen.
"Barombong itu wilayah potensial. Kalau pasarnya segera dibangun, perputaran ekonomi di sana akan luar biasa, dan secara otomatis PAD kita juga akan meningkat dari sektor pasar," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News