PORTALMEDIA.ID - PT Vale Indonesia Tbk menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas insiden pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang saat ini masih dalam proses penanganan otoritas terkait.
Pesawat tersebut dilaporkan mengalami kecelakaan dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu (17/1/2026).
Baca Juga : Produksi Saprolit Bahodopi Melejit 90 Persen, PT Vale Tatap Optimisme di 2026
Head of Corporate Communications PT Vale Indonesia Tbk, Vanda Kusumaningrum mengatakan, peristiwa ini berdampak langsung pada keluarga dua karyawan PT Vale.
Anak dari salah satu karyawan, Kapten Gunawan, yakni Kopilot Farhan Gunawan, serta suami dari karyawan lainnya, Widyarlina, yaitu Kapten Andy Dahananto, termasuk dalam awak pesawat yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Dalam situasi yang penuh ketidakpastian dan keprihatinan ini, perhatian dan doa kami sepenuhnya tertuju kepada seluruh penumpang, awak pesawat, serta keluarga dan orang-orang terkasih yang terdampak," kata Vanda, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga : Kinerja Solid 2025: Laba Bersih PT Vale Melonjak 32 Persen di Tengah Tantangan Pasar
Vanda menegaskan, PT Vale menempatkan keselamatan, kemanusiaan, dan kepedulian sebagai nilai utama perusahaan. Sejak menerima informasi awal, manajemen telah menjalin komunikasi langsung dengan karyawan yang bersangkutan untuk memastikan dukungan yang dibutuhkan dapat diberikan kepada karyawan dan keluarganya.
"Kami memastikan pendampingan dan dukungan diberikan, dengan tetap menghormati privasi serta ruang bagi keluarga untuk melalui masa yang sangat sulit ini," ucapnya.
Kata Vanda, PT Vale terus memantau perkembangan situasi secara saksama. Pihaknya menghormati sepenuhnya proses resmi yang tengah dilakukan otoritas berwenang, baik itu tim SAR maupun pihak berwenang lainnya yang menangani pencarian serta klarifikasi penyebab insiden.
Seiring dengan masih berlangsungnya proses pencarian dan identifikasi, perusahaan memilih untuk tidak berspekulasi dan hanya akan menyampaikan informasi yang telah dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas terkait.
"Kami percaya bahwa pada saat seperti ini, empati dan penghormatan terhadap martabat keluarga yang terdampak adalah yang paling utama. PT Vale akan menyampaikan informasi lanjutan apabila telah terdapat pembaruan resmi yang relevan," kata Vanda.
Kronologi Hilang Kontak Sebelumnya diberitakan, Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melintasi Wilayah Leang Leang Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026).
Baca Juga : Gempuran Tekanan Global Tak Surutkan Langkah, PT Vale Sukses Cetak Penjualan Fantastis di Awal 2026
Merespons informasi tersebut, Basarnas Makassar tengah menuju ke lokasi titik koordinat yang diberikan oleh AirNav.
"Saat ini, kami telah menuju lokasi yang mana diberikan koordinat dari AirNav di sekitar Kabupaten Maros, sekitar Leang Leang," kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026). Andi Sultan mengatakan, pihaknya telah berangkat ke lokasi hilang kontak pesawat milik Indonesia Air Transport dengan tiga regu untuk mempercepat proses pengecekan.
"Sortir pertama untuk melakukan asesmen ke lokasi dan juga lima orang, dan diberangkatkan lagi 15 orang yang kedua. Dan sortir berikutnya akan kami berangkatkan bersama potensi yang ada sekitar 40 orang," ujarnya.
Baca Juga : Pulihkan Ekosistem Pascatambang, PT Vale Indonesia Dorong Keberlanjutan di Tanah Sorowako
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News