0%
Jumat, 23 Januari 2026 20:51

Pemerintah Siapkan 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Mulai Beroperasi

Editor : Alif
Pemerintah Siapkan 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Mulai Beroperasi
ist

Menurut Ferry, kesiapan koperasi tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur.

PORTALMEDIA.ID – Kementerian Koperasi menargetkan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah dapat beroperasi pada April 2026. Program ini menjadi tahap awal dari agenda besar penguatan ekonomi desa melalui pembangunan puluhan ribu koperasi di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa hingga Januari 2026 tercatat 27.191 Kopdes/Kel Merah Putih dalam proses pembangunan. Ia optimistis pembangunan fisik, termasuk gudang dan sarana pendukung lainnya, dapat diselesaikan pada Maret atau paling lambat April 2026.

“Target kami, pada Maret atau April bangunan fisik, gudang, serta perlengkapan koperasi sudah siap sehingga bisa langsung beroperasi,” kata Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Baca Juga : Prabowo Gandeng Kampus Inggris, Indonesia Akan Bangun 10 Universitas Baru

Menurut Ferry, kesiapan koperasi tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur.

Pemerintah juga tengah menyiapkan sumber daya manusia, mulai dari pengurus dan pengawas koperasi, hingga sistem informasi manajemen agar operasional koperasi dapat berjalan efektif sejak awal.

Ia menambahkan, 27 ribu koperasi yang sedang dibangun saat ini merupakan tahap pertama dari target nasional sebanyak 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut terus bertambah secara bertahap hingga akhir tahun 2026, sesuai arahan Presiden.

Baca Juga : Prabowo Terbang ke London untuk Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia–Inggris

“Koperasi yang sedang dibangun ini akan menjadi tahap awal. Selanjutnya akan menyusul koperasi-koperasi lain hingga mencapai 80 ribu unit pada akhir tahun,” ujarnya.

Program 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih sendiri resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Juli 2025. Program ini dirancang sebagai motor penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan ekonomi nasional.

Dari sisi pendanaan, program tersebut didukung berbagai sumber, mulai dari APBN, APBD, Dana Desa, hingga dukungan badan usaha milik negara. Salah satu BUMN yang terlibat adalah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), yang ditugaskan membangun gerai, gudang, serta sarana logistik koperasi.

Baca Juga : Menlu Sugiono Nilai Tiga Wamenlu Masih Kurang untuk Dukung Kinerja Kemlu

Setiap unit Kopdes/Kel Merah Putih akan memperoleh plafon pembiayaan sebesar Rp3 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp2,5 miliar dialokasikan untuk investasi pembangunan fisik dan perlengkapan operasional, sementara Rp500 juta digunakan untuk kebutuhan operasional koperasi.

Infrastruktur koperasi dirancang mencakup tujuh fasilitas utama, yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang berpendingin atau cold storage, serta sarana logistik pendukung.

Pemerintah berharap kehadiran koperasi dengan fasilitas lengkap ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi desa secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar