0%
Minggu, 01 Februari 2026 12:21

Diduga Terjatuh dari Kapal, Nelayan Hilang di Perairan Taka Limpoge

Editor : Agung
Diduga Terjatuh dari Kapal, Nelayan Hilang di Perairan Taka Limpoge
ist

Korban diketahui bernama Muhammad Ali (20), seorang nelayan yang berada di atas kapal KM 3 Putri 77.

PORTALMEDIA – Seorang nelayan muda dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari kapal nelayan saat melaut di perairan Taka Limpoge, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar langsung menggelar operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Korban diketahui bernama Muhammad Ali (20), seorang nelayan yang berada di atas kapal KM 3 Putri 77.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 06.30 WITA, saat kapal bertolak dari Pelabuhan Lappa untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kapal hendak melepaskan jangkar di rompon yang berada di perairan Taka Limpoge, korban diduga terjatuh ke laut ketika berjalan di sisi kapal.

Korban diperkirakan menuju ke bagian belakang kapal untuk buang air kecil sebelum akhirnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke laut.

Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan upaya pencarian secara mandiri. Namun hingga beberapa jam kemudian, korban belum berhasil ditemukan.

Pihak keluarga akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Basarnas Makassar untuk meminta bantuan operasi SAR. Laporan resmi diterima Basarnas pada Sabtu sore pukul 16.10 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan bahwa pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel Pos SAR Bone ke lokasi kejadian.

“Setelah menerima informasi dari pihak keluarga korban, kami langsung mengerahkan personel Pos SAR Bone menuju Sinjai untuk melaksanakan operasi pencarian. Tim akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat agar pencarian berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa operasi SAR dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan karakteristik perairan di lokasi kejadian.

“Walaupun cuaca di sekitar lokasi terpantau berawan, kami berharap korban dapat segera ditemukan. Operasi SAR akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” tambahnya.

Dalam operasi pencarian ini, sejumlah unsur SAR turut dilibatkan, di antaranya Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud Sinjai, BPBD Sinjai, Tagana, personel Brimob, masyarakat setempat, serta potensi SAR lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi korban diduga terjatuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar