PORTALMEDIA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Sejumlah rumah sakit kini telah siap melayani Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dijadwalkan mulai bertugas secara bertahap sepanjang tahun 2026.
Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN (OIKN), Suwito, menegaskan bahwa pemenuhan pelayanan dasar merupakan prioritas utama negara dalam menyambut para abdi negara di ibu kota baru tersebut.
"Pelayanan dasar wajib dipenuhi negara menjadi fokus kesiapan, khususnya di KIPP," ujar Suwito saat memberikan keterangan di Nusantara, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga : DPR Proyeksikan IKN Berfungsi Penuh sebagai Pusat Pemerintahan 2028
4 Rumah Sakit Siaga di KIPP
Hingga saat ini, tercatat sudah ada empat rumah sakit yang berdiri di kawasan KIPP. Tiga di antaranya telah beroperasi penuh melayani masyarakat maupun pekerja di sana. Ketiga fasilitas tersebut adalah:
1. Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kemenkes
Baca Juga : DPR Sebut Kunjungan Prabowo ke IKN Jadi Pesan Politik Penting
2. Rumah Sakit Mayapada Nusantara
3. Rumah Sakit Hermina Nusantara
Suwito menambahkan, rasio ketersediaan fasilitas medis di IKN saat ini berada di atas rata-rata nasional. "Ketersediaan tempat tidur di IKN mencapai dua hingga tiga tempat tidur per 1.000 penduduk. Ini melampaui standar nasional minimal satu tempat tidur per 1.000 penduduk," jelasnya.
Baca Juga : Media Inggris Soroti IKN Terancam Jadi 'Kota Hantu'
Jaminan Sosial dan Pencegahan Penyakit
Tak hanya fasilitas fisik, layanan jaminan sosial juga dipastikan telah terintegrasi. Layanan BPJS Kesehatan kini sudah dapat diakses di RS Hermina dan RS Mayapada Nusantara. Sementara itu, untuk perlindungan risiko kerja, layanan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) juga telah tersedia bagi para ASN dan pekerja di wilayah KIPP.
Selain kesiapan kuratif (pengobatan), OIKN juga menggencarkan upaya preventif untuk menjaga kesehatan lingkungan. Strategi unik dilakukan dengan menabur ikan di berbagai embung sebagai predator alami jentik nyamuk guna menekan risiko penyakit menular.
Baca Juga : Hangatnya Santap Malam Aliyah Mustika Ilham Bersama Petinggi Artha Graha di IKN
"Pengendalian penyakit dan lingkungan, termasuk edukasi masyarakat, terus kami lakukan sebagai bagian dari strategi menjaga kesehatan ASN dan penduduk IKN ke depan," tutup Suwito.
Sebagai informasi, sebanyak 16 kementerian/lembaga negara dijadwalkan akan mulai memindahkan aktivitas rutin mereka ke KIPP IKN secara bertahap sepanjang tahun 2026 ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News