PORTALMEDIA.ID -- Pemerintah Iran mengisyaratkan akan segera menunjuk Pemimpin Tertinggi baru dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.
Langkah cepat ini diambil menyusul tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Minggu (1/3).
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memastikan bahwa proses pemilihan pemimpin baru sudah dimulai sesuai aturan negara.
"Dewan transisi telah dibentuk. Saya memperkirakan dalam waktu yang sangat singkat, mungkin satu atau dua hari, pemimpin baru akan terpilih," ujar Araghchi dikutip dari Al Jazeera.
Saat ini, kendali negara dipegang oleh dewan sementara yang terdiri dari Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Kehakiman, dan seorang ahli hukum dari Dewan Garda.
Namun, keputusan akhir berada di tangan Majelis Ahli, badan berisi 88 ulama yang memiliki konstitusional untuk menunjuk pengganti Khamenei.
Presiden Pezeshkian dalam pidatonya mengutuk serangan tersebut sebagai kejehatan besar dan menetapkan masa berkabung nasional, sembari memastikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News