0%
Jumat, 15 Mei 2026 16:09

MIWF 2026 Hadirkan "MIWF Meets France" untuk Perkuat Kolaborasi Sastra Indonesia-Prancis

Editor : Kimel
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Y.M. Fabien Penone, Karina Hocine, editor dan Sekretaris Jenderal dari penerbit legendaris Prancis, Éditions Gallimard, dan Philippe Claudel, penulis kenamaan sekaligus Presiden Académie Goncourt.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Y.M. Fabien Penone, Karina Hocine, editor dan Sekretaris Jenderal dari penerbit legendaris Prancis, Éditions Gallimard, dan Philippe Claudel, penulis kenamaan sekaligus Presiden Académie Goncourt.

Salah satu fokus utamanya adalah mendorong kerjasama dalam memproduksi penerjemah dari Indonesia ke Prancis atau sebaliknya.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Kolaborasi lintas negara Prancis-Indonesia di dunia literasi terus digalakkan.

Hal ini diwujudkan melalui "MIWF Meets France" dalam perhelatan Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026.

Tahun ini, festival yang mengusung tema besar "Re-co-ordinate" tersebut menjadikan "MIWF Meets France" sebagai titik tumpu untuk memetakan ulang arah kolaborasi literasi kedia negara.

Salah satu fokus utamanya adalah mendorong kerjasama dalam memproduksi penerjemah dari Indonesia ke Prancis atau sebaliknya.

Langkah ini diambil guna memfasilitasi representasi budaya yang lebih luas serta menunjukkan hubungan yang solid dan beragam.

Melalui dunia perbukuan dan penerbitan, kolaborasi ini diharapkan mampu membuka perspektif baru bagi pembaca di kedua negara.

Agenda ini diperkuat dengan kehadiran delegasi penting dari Prancis, di antaranya Philippe Claudel, penulis kenamaan sekaligus Presiden Académie Goncourt.

Serta, Karina Hocine, editor dan Sekretaris Jenderal dari penerbit legendaris Prancis, Éditions Gallimard.

Dalam kesempatannya, Philippe Claudel menyebut bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal untuk saling mengenal suara, budaya, dan sastra satu sama lain secara lebih mendalam.

Kedatangan Claudel ke MIWF juga menandai peluncuran perdana Choix Goncourt Indonesia, yaitu penghargaan sastra yang diprakarsai oleh Acadèmie Goncourt, di mana mahasiswa Indonesia bisa memilih langsung penulis-penulis favorit mereka untuk dinominasikan di Prix Goncourt.

Tim Promosi Sastra Kemenbud RI dalam keterangan resminya menyatakan bahwa kehadiran delegasi Prancis adalah peluang emas bagi Indonesia.

"Melalui dialog lintas bangsa ini, pemerintah berharap dapat menentukan ulang koordinat relasional yang lebih erat antara penulis, penerbit, dan pembaca dari kedua negara," tulis pernyataan tersebut.

Sebagai informasi, MIWF 2026 berlangsung di Benteng Rotterdam, Makassar, pada 14-17 Mei 2026.

Rangkaian kegiatan meliputi diskusi sastra, lokakarya, hingga pertunjukan seni yang mengangkat isu sosial, lingkungan, budaya, dan gender.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar