0%
Kamis, 21 Mei 2026 19:38

Kadiskop UKM Sulsel Tutup Bimtek KDKMP, Tegaskan Penguatan Koperasi Merah Putih di 24 Kabupaten/Kota

Editor : Agung
Kadiskop UKM Sulsel Tutup Bimtek KDKMP, Tegaskan Penguatan Koperasi Merah Putih di 24 Kabupaten/Kota
ist

Pelaksanaan bimtek ini memang dirancang untuk menjangkau seluruh pengurus KDKMP di 24 kabupaten/kota agar peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi dapat berlangsung secara merata di Sulawesi Selatan.

PORTALMEDIA – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan resmi menutup rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar secara hybrid di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulsel pada 19–20 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi di seluruh daerah.

Bimtek tersebut diikuti sekitar 50 peserta luring dan kurang lebih 400 peserta daring yang berasal dari pengurus KDKMP di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting hingga akhir kegiatan menunjukkan tingginya komitmen pengurus koperasi desa dan kelurahan dalam membangun koperasi yang profesional, modern, dan berdaya saing.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan koperasi melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Andi Eka Prasetya, S.Sos., MM., menegaskan bahwa pelaksanaan bimtek ini memang dirancang untuk menjangkau seluruh pengurus KDKMP di 24 kabupaten/kota agar peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi dapat berlangsung secara merata di Sulawesi Selatan.

“Bimtek ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah untuk memastikan seluruh pengurus KDKMP memiliki pemahaman yang sama tentang tata kelola kelembagaan, kemitraan usaha, legalitas, pengawasan, hingga digitalisasi koperasi,” ujar Andi Eka Prasetya saat menutup kegiatan.

Pada hari pertama, Selasa 19 Mei 2026, peserta menerima materi dari sejumlah narasumber lintas sektor, di antaranya Fahrurozi, SP., M.Sc., selaku Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulselbar yang membahas kemitraan Bulog dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, Wahyu Purwatmo selaku Sales Branch Manager VII Gas Sulselbar memaparkan peluang kemitraan PT Pertamina Patra Niaga dengan koperasi desa dan kelurahan dalam pengembangan usaha masyarakat berbasis energi dan distribusi.

Materi penguatan kelembagaan dan legalitas usaha juga disampaikan oleh Dr. Bachtiar Baso, S.Pd., MM., Konsultan Kelembagaan PLUT Sulsel, yang menekankan pentingnya perizinan usaha dan tata kelola organisasi yang profesional.

Sementara itu, pada sesi kedua yang berlangsung Rabu, 20 Mei 2026, peserta kembali mendapatkan penguatan materi dari sejumlah narasumber kompeten.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetya, S.Sos., M.M., turut menjadi narasumber dalam kegiatan ini dengan membawakan materi terkait "Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Perkoperasian".

Selain itu, ada Saiful Haris, S.Kom., Fungsional Penata Perizinan Dinas DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan, membawakan materi terkait “Perizinan Berusaha melalui OSS” sebagai upaya memperkuat legalitas dan kepatuhan usaha koperasi.

Praktisi keuangan koperasi Kamaruddin, SE., M.Pd., menyampaikan materi tentang “Laporan Keuangan Koperasi” dengan penekanan pada pentingnya transparansi dan tertib administrasi keuangan sebagai fondasi organisasi yang sehat.

Penguatan transformasi digital disampaikan oleh Ahyar Muawwal, S.Kom., MT., dosen dan praktisi IT, melalui materi “Digitalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (SIMKOPDES)” yang mendorong koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem pelayanan modern.

Sedangkan Ir. Masrul Alam, S.E., M.Si., Ph.D., CRMP., CFrA., Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan Investigasi Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, membahas materi “Mitigasi Risiko Fraud pada Pengelolaan Dana KDKMP” dengan penekanan pada pentingnya pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi koperasi.

Andi Eka Prasetya berharap seluruh hasil bimtek dapat segera diimplementasikan oleh para pengurus KDKMP di wilayah masing-masing. Menurutnya, penguatan koperasi desa dan kelurahan harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang mandiri dan profesional.

“Komitmen kita adalah memastikan Koperasi Merah Putih tumbuh dan berkembang di seluruh 24 kabupaten/kota Sulawesi Selatan. Dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, dan pengurus koperasi, kita optimistis koperasi akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer