0%
Kamis, 21 Mei 2026 22:35

Dorong Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi, ABDSI dan PLUT Sulsel Susun Rekomendasi Strategis

Editor : Agung
Dorong Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi, ABDSI dan PLUT Sulsel Susun Rekomendasi Strategis
ist

Peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat di tengah tantangan tata kelola, sumber daya manusia, dan perkembangan usaha.

PORTALMEDIA — UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan bersama Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) menggelar Kajian Literatur Bisnis bertema “Transformasi dan Inovasi Koperasi dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat”, Kamis (21/5/2026).


Kegiatan di Aula UPT PLUT KUMKM Sulsel, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, itu diikuti lebih dari 80 peserta dari unsur pemerintah, koperasi, akademisi, praktisi, dan pelaku Business Development Services (BDS). Acara juga digelar secara daring melalui Zoom dan YouTube.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, H. Andi Eka Prasetya, S.Sos., M.M., diwakili Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi dan UKM, Indri Astuti Sagaf, S.H., M.H. Hadir pula Ketua Umum ABDSI Bahrul Ulum Ilham, S.Pd., M.M., Ph.D., Plt Kepala UPT PLUT KUMKM Sulsel Luqi Ubaidi Azis Halim, S.STP., M.Tr.A.P., serta sejumlah narasumber nasional.

Dalam laporan penyelenggara, Luqi Ubaidi Azis Halim mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat di tengah tantangan tata kelola, sumber daya manusia, dan perkembangan usaha.


Menurutnya, forum itu juga membahas pemikiran almarhum Bustanil Arifin tentang demokrasi ekonomi yang dinilai relevan dengan program pemerintah seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).


“Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk penguatan koperasi berbasis kearifan lokal Sulawesi Selatan,” ujarnya.


Ketua Umum ABDSI Bahrul Ulum Ilham mengatakan ABDSI merupakan asosiasi pendamping dan penyedia layanan pengembangan bisnis yang telah berdiri sejak 2002.


Ia menyebut koperasi kembali menjadi perhatian nasional melalui program KDMP sehingga perlu pengawalan agar berjalan efektif dan tidak mengulang kelemahan masa lalu.


“Hasil forum ini akan disusun menjadi policy brief sebagai masukan bagi pemerintah,” katanya.


Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulsel menegaskan komitmennya mendukung pengembangan koperasi modern melalui program KDMP, penguatan PLUT, serta integrasi koperasi dengan program Makan Bergizi Gratis.


Dalam sesi pemaparan, ekonom senior Dr. Nur Sutrisno menilai koperasi dapat berkembang kuat jika diberi peran nyata dalam rantai pasok pangan dan didukung tata kelola yang baik.


Menurutnya, KDMP berpotensi memperkuat layanan koperasi di desa jika dibangun dengan model usaha yang sesuai kebutuhan daerah.
“Koperasi harus menjadi rumah layanan bagi anggotanya. Jika anggota kuat, koperasi juga akan kuat,” ujarnya.


Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Dr. Ir. Herbert Siagian, M.Sc., yang hadir secara daring, menjelaskan KDMP dirancang untuk mengintegrasikan layanan ekonomi desa mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran berbasis digital.


Ia menekankan pentingnya transparansi, tata kelola, dan pengawasan berkelanjutan agar koperasi mampu tumbuh sehat dan profesional.


Guru Besar FEB Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Muhammad Asdar, juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali semangat gotong royong, partisipasi anggota, dan pendidikan koperasi dalam menghadapi era modern.
Kegiatan ditutup dengan diskusi, foto bersama, dan penyusunan rekomendasi yang akan diserahkan kepada Dinas Koperasi dan UKM Sulsel serta Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer