0%
Kamis, 29 September 2022 13:23

Dikejar OTK dengan Busur Panah, Pemuda di Makassar Tewas Terjatuh dari Motor

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Ilustrasi/INT
Ilustrasi/INT

Pemuda berusia 18 tahun itu meregang nyawa usai jatuh dari kendaraan bermotor lantaran dikejar oleh Orang Tidak Dikenal (OTK)

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Malang nasib pemuda berinisial WA di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemuda berusia 18 tahun itu meregang nyawa usai jatuh dari kendaraan bermotor lantaran dikejar oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) dengan senjata tajam jenis busur panah.

Peristiwa nahas menimpa pemuda yang masih berstatus sebagai salah satu siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) itu terjadi di Jalan Veteran Selatan, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (27/9/2022) malam.

Kapala Polsek Mamajang, Kompol Mariana T Rante membenarkan perihal insiden nahas itu. Kata dia, WA dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit (RS).

Baca Juga : Aksi Penyerangan Kelompok Pemuda Menggunakan Busur Kembali Marak

"Iya itu informasi saksi. Siang baru meninggal karena parah itu memang terbentur kepalanya di bahu jalan, karena dia posisi di belakang di bonceng," jelas Mariana kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis (29/9/2022) pagi.

Mariana menjelaskan, kejadian berawal saat WA dan beberapa orang temannya melintas di jalan tersebut menggunakan sepeda motor. Namun dalam perjalanannya itu mereka tiba-tiba dikejar oleh orang tak dikenal menggunakan busur panah.

Lantaran panik WA dan temannya pun kabur dengan kecepatan tinggi, saat itu juga WA bersama temannya tak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga terjatuh.

Baca Juga : Perkuliahan Kampus UIM Makassar Dialihkan Secara Daring Pasca Penyerangan

"Jadi dia melintas di Veteran Selatan, setelah itu dikejar OTK, mungkin karena kecepatan tinggi dia tidak bisa kendalikan kendaraannya. Korban dibonceng temannya kemungkinan terlempar saat kecelakaan terjadi," ungkap Mariana.

WA sendiri sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar. Termasuk satu teman lainnya masih dirawat di RS Labuang Baji karena mengalami luka parah.

Mariana mengaku pihak keluarga WA hingga kini belum melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Mamajang. Selain itu, Mariana juga menjelaskan terkait berita yang beredar di media sosial bahwa korban adalah merupakan korban pengeroyokan.

Baca Juga : Kasus Bentrokan di UIM Makassar, Polisi Tetapkan 16 Mahasiswa sebagai Tersangka Penyerangan

"Salah juga TKP nya itu bukan Jalan Onta Lama tapi di Veteran selatan. Kita tunggu-tunggu keluarganya tapi tidak datang di Polsek melapor. Itu bukan pengeroyokan," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer