MAKASSAR, portalmedia.id — Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen memperkuat simpul kebersamaan dan memelihara keharmonisan antarumat beragama sebagai modal dasar pembangunan daerah. Langkah nyata tersebut ditegaskan kembali oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri ibadah dan Perayaan Paskah bersama ratusan jemaat di Gereja Jemaat Tello Batua, Minggu (5/4/2026).
Dalam forum religius yang berlangsung khidmat tersebut, Munafri menguraikan poin strategis mengenai pentingnya fungsi rumah ibadah sebagai instrumen penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus pilar penopang kesejahteraan sosial masyarakat. Ia mengajak seluruh jemaat dan pengurus gereja untuk memanfaatkan momentum sakral Paskah sebagai wadah memperkokoh solidaritas kemanusiaan sekaligus berkontribusi riil bagi akselerasi pembangunan infrastruktur sosial kota.
“Hari ini adalah hari kebahagiaan untuk kita semua. Marilah kebahagiaan ini kita tularkan kepada saudara-saudara kita untuk memastikan bahwa kita semua adalah satu rumpun keluarga yang hidup damai dan berdampingan di Kota Makassar,” urai Wali Kota yang akrab disapa Appi tersebut di atas podium.
Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana
Pria berlatar belakang pengusaha ini menggarisbawahi bahwa institusi gereja dan seluruh rumah ibadah lintas keyakinan merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Kehadiran komunitas keagamaan dinilai sangat efektif dalam melahirkan dampak positif yang langsung menyentuh sendi kehidupan masyarakat paling mendasar.
Munafri mengakui, meski birokrasi Pemkot Makassar terus memacu berbagai program inovasi pelayanan, terlepas dari itu masih banyak pekerjaan rumah (PR) pemerintah kota yang membutuhkan intervensi, dukungan, serta kolaborasi aktif dari segenap elemen warga, tidak terkecuali dari jajaran jemaat gereja.
“Kami butuh masukan, butuh support, butuh dukungan dari para jemaat gereja bagaimana kita membawa Makassar ini benar-benar memberikan pelayanan dan manfaat yang langsung bisa dirasakan masyarakat,” jelas Appi menjabarkan esensi kemitraan.
Baca Juga : HUT Dekranas 2026 Sukses Digelar di Makassar, Mendagri Apresiasi Dukungan Wali Kota Munafri
Stabilitas Toleransi sebagai Magnet Investasi Daerah
Lebih jauh, Appi memaparkan korelasi linier yang sangat erat antara pemeliharaan nilai-nilai toleransi, stabilitas keamanan sosial, dan laju pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, atmosfer kota yang inklusif, rukun, dan harmonis secara otomatis akan menumbuhkan rasa aman serta tingkat kepercayaan yang tinggi bagi para investor domestik maupun asing untuk menanamkan modal di Makassar.
Masuknya arus investasi baru tersebut pada akhirnya akan memicu multiplier effect yang positif, seperti terbukanya lapangan kerja baru secara masif dan terangkatnya taraf kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Tingkat toleransi yang baik akan memberikan atmosfer ekonomi dan daya tarik investasi. Ketika investasi tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” tutur Munafri menjabarkan konsep ketahanan ekonomi berbasis harmoni sosial.
Oleh karena itu, Appi kembali menekankan bahwa gereja memiliki peran sentral yang tidak hanya terbatas pada aspek pembinaan spiritual jemaat semata, melainkan juga ikut andil memperkuat fondasi sosial-ekonomi kerakyatan di akar rumput.
Menutup pidato sambutannya, Munafri melayangkan harapan agar perayaan Paskah kali ini—yang dirangkaikan secara spesial dengan peringatan Hari Jadi Jemaat Tello Batua ke-36 tahun serta Milad Gereja Toraja ke-79 tahun—menjadi momentum berharga untuk mempererat sinergitas kemitraan yang berkelanjutan antara jajaran pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat demi kemajuan Kota Makassar (red).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
