PORTALMEDIA - Teka-teki mengenai figur yang akan menakhodai DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan akhirnya terjawab. Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.

Momen Penyerahan Dokumen
Prosesi penyerahan SK diskresi berlangsung di Sekretariat DPP Partai Golkar, Jakarta, pada Rabu (24/6/2026) sore. Dalam video yang beredar, Bahlil Lahadalia terlihat menyerahkan langsung dokumen tersebut kepada IAS, disaksikan oleh jajaran elite DPP, termasuk Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji, Bendahara Umum Sari Yuliati, Wakil Ketua Umum Wihaji, serta politisi senior Nurdin Halid.
Baca Juga : Dukung Wellness Tourism, Aliyah Mustika Ilham Hadiri Grand Opening HIGAR CPI
Dalam momen tersebut, IAS menyampaikan komitmennya untuk mengemban amanah partai. Ia menekankan pentingnya menghimpun seluruh kekuatan, tokoh, dan kader untuk mengembalikan marwah serta kebesaran Partai Golkar di Sulawesi Selatan. IAS juga menetapkan target konkret untuk meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar ke depan.
Pakta Integritas dan Soliditas Partai
Sebelum menerima diskresi, IAS dilaporkan telah menyerahkan pakta integritas kepada Ketua Umum. Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhidin M Said, menjelaskan bahwa pakta tersebut merupakan langkah strategis untuk:
Baca Juga : Golkar Dorong Evaluasi Pilkada Langsung
Memastikan soliditas kader pasca-pelaksanaan Musda Golkar Sulsel.
Mengantisipasi munculnya residu politik akibat persaingan internal partai.
Memastikan ketua terpilih nantinya menjadi figur pemersatu yang mampu merangkul seluruh pihak.
Baca Juga : Melalui Akun Pribadi, Ilham Arief Sirajuddin Sampaikan Permohonan Maaf
Mekanisme dan Jadwal Musda
Pemberian diskresi ini didasarkan pada ketentuan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Partai Golkar, mengingat kandidat harus memenuhi syarat PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela) serta pengalaman organisasi. Diskresi menjadi langkah bagi kandidat untuk memenuhi kualifikasi tersebut.
Terkait pelaksanaan Musda, Muhidin M Said menyatakan bahwa pihak panitia masih melakukan koordinasi dengan DPP Partai Golkar. Meski jadwal dan lokasi final belum ditetapkan, pihak DPD I Golkar Sulsel berupaya agar perhelatan tersebut dapat dilaksanakan di Kota Makassar dengan tetap mempertimbangkan kesiapan teknis yang representatif.
Baca Juga : Pastikan Solidaritas, Taufan Pawe Sebut Kader Golkar Mengabdi Selama 10 Tahun Demi Kemajuan Parepare
"Pastilah Musda Golkar Sulsel dilaksanakan," tegas Muhidin saat merespons dinamika yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
