0%
Jumat, 03 Juli 2026 09:36

Manfaatkan Lontara+ sebagai Early Warning System, Pemkot Makassar Jadi Percontohan Digitalisasi di APEKSI 2026

Editor : Chale
Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, bersama delegasi Pemerintah Kota Makassar menghadiri Forum Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Hotel Arya Duta, Medan, Kamis (2/7/2026).
Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, bersama delegasi Pemerintah Kota Makassar menghadiri Forum Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Hotel Arya Duta, Medan, Kamis (2/7/2026).

Pemkot Makassar paparkan strategi Lontara+ sebagai ekosistem digital dan early warning system dalam Forum Komdigi Rakernas XVIII APEKSI di Medan.

MEDAN, portalmedia.id — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, memaparkan strategi transformasi digital Pemerintah Kota Makassar melalui platform Lontara+ dalam Forum Komunikasi dan Digital (Komdigi) di rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026, Kamis (2/7/2026). Forum yang digelar di Hotel Arya Duta, Medan ini mengangkat tema “Digital Insights, Better Governance”.

Dalam pemaparannya, Muhammad Roem menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah mentransformasi fungsi media sosial bukan sekadar sebagai kanal informasi, melainkan sebagai "sensor sosial" dan early warning system bagi pemerintah. Pendekatan ini memungkinkan Pemkot Makassar mendeteksi potensi persoalan di masyarakat sejak dini agar dapat direspons sebelum berkembang menjadi krisis komunikasi.

Selain itu, Pemkot Makassar merangkul akun-akun informasi lokal sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi layanan publik dan program prioritas pemerintah. Saat ini, aplikasi Lontara+ tercatat telah memiliki sekitar 78.000 pengguna aktif dengan target mencapai 500.000 pengguna pada tahun 2029. Salah satu implementasi krusial dalam platform ini adalah integrasi layanan SPMB yang menjadi pilot project Kementerian PAN-RB untuk Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun ini.

Baca Juga : Melinda Aksa Perkuat Kiprah Makassar di Rakernas APEKSI Lewat Program Lingkungan dan Pemberdayaan

Seluruh data layanan publik dan dinamika media sosial yang masuk melalui ekosistem Lontara+ kemudian diintegrasikan ke dalam dashboard Wali Kota Makassar. Instrumen ini menjadi penentu dalam pengambilan keputusan pimpinan daerah yang lebih cepat, tepat, dan berbasis data. "Ketika masyarakat percaya kepada sistem yang dibangun pemerintah, maka dukungan terhadap program-program pemerintah akan tumbuh dengan sendirinya," pungkas Muhammad Roem. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer