0%
Senin, 11 Mei 2026 19:12

Dirawat Gratis di RSUD Daya, Pemkot Makassar Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Begal

Editor : Chale
Pasien korban begal berinisial H (13) tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar dengan jaminan biaya penuh dari Pemerintah Kota Makassar.
Pasien korban begal berinisial H (13) tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar dengan jaminan biaya penuh dari Pemerintah Kota Makassar.

Pemkot Makassar pastikan korban begal di Ablam mendapatkan perawatan medis gratis di RSUD Daya Makassar melalui skema Jamkesda.

MAKASSAR, portalmedia.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan bahwa penanganan korban tindak kekerasan jalanan, khususnya kasus begal, dilakukan secara maksimal dan tanpa kendala biaya. Hal ini ditegaskan terkait perawatan seorang anak berinisial H (13), korban serangan geng motor di kawasan Ablam, yang saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar.

Direktur Utama RSUD Daya Makassar, dr. A. Any Muliany, membantah dengan tegas kabar simpang siur mengenai adanya biaya operasi yang mencapai puluhan juta rupiah. Pihak rumah sakit memastikan bahwa seluruh layanan medis, mulai dari IGD hingga operasi, diberikan secara gratis kepada korban.

"Di RS Daya tidak ada tagihan apa pun kepada pasien (H) korban begal di Ablam. Perawatan medis gratis," ujar dr. Any, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga : Melinda Aksa Perkuat Kiprah Makassar di Rakernas APEKSI Lewat Program Lingkungan dan Pemberdayaan

Dijelaskan bahwa layanan gratis ini merupakan wujud nyata kebijakan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam menjamin keselamatan warga melalui skema Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Mengingat kasus kekerasan seperti begal, tawuran, atau kecelakaan umumnya tidak tercover oleh BPJS Kesehatan, anggaran khusus telah dialokasikan Pemkot Makassar untuk situasi darurat sosial tersebut.

Terkait kondisi pasien, tim medis RSUD Daya saat ini tengah melakukan stabilisasi kondisi melalui transfusi darah sebelum dilakukan tindakan operasi. Sebelumnya, pasien telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis menyeluruh meliputi laboratorium, foto rontgen dada, dan pemeriksaan tulang punggung.

"Pasien sudah berada di IGD dan rencananya akan dipindahkan ke ruang perawatan. Untuk sementara belum bisa langsung operasi, karena harus menjalani transfusi darah terlebih dahulu," terang dr. Any.

Baca Juga : Munafri Arifuddin dan Melinda Aksa Kompak Ikuti Rangkaian Agenda Rakernas APEKSI di Medan

Pemkot Makassar menegaskan komitmennya bahwa tidak boleh ada korban tindak kekerasan yang terabaikan karena persoalan biaya, terutama dalam kondisi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer