0%
Jumat, 17 Juli 2026 08:29

Tingkatkan Kedaulatan Pangan, PT Vale Gandeng Yonif 869 Taawu Gelar Pelatihan Pertanian Organik di Kolaka

Editor : Agung
Tingkatkan Kedaulatan Pangan, PT Vale Gandeng Yonif 869 Taawu Gelar Pelatihan Pertanian Organik di Kolaka
ist

Keterlibatan TNI tidak hanya terbatas pada fungsi menjaga stabilitas keamanan daerah, melainkan juga mencakup kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat.

PORTALMEDIA - Langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan. Melalui program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSLRB), PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa secara resmi menyelenggarakan pelatihan pengolahan ekosistem pertanian organik di Kabupaten Kolaka.

Kegiatan intensif yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari sejak Selasa, 14 Juli 2026 ini, melibatkan 30 prajurit dari kesatuan Yonif 869 Taawu. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan sinergi yang kokoh antara sektor korporasi, masyarakat, pemerintah daerah, serta unsur TNI. Melalui pembekalan ini, para prajurit diproyeksikan menjadi penggerak utama sektor pertanian ramah lingkungan, baik di lingkungan kesatuan maupun saat bertugas di tengah masyarakat luas.

Edukasi dari Nol dan Perubahan Pola Pikir

Meskipun sebagian besar prajurit Yonif 869 Taawu memulai pelatihan ini tanpa latar belakang di bidang agrikultur, antusiasme yang tinggi terlihat sejak hari pertama. Keingintahuan yang besar dari para peserta menjadi modal penting selama proses belajar mengajar.

Konsultan Pertanian Organik dari Aliksa Organik SRI Consultant, Koko Komamin, menjelaskan bahwa fokus awal pelatihan adalah mengurai akar permasalahan pertanian modern saat ini. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah tingginya ketergantungan petani pada pupuk kimia dan pestisida buatan, yang lambat laun justru menurunkan produktivitas lahan dan meningkatkan serangan hama.

"Kami berupaya mengubah pola pikir para prajurit untuk beralih ke konsep ekologi tanah. Mereka diajak memahami karakteristik fisik, biologi, dan kimia tanah secara mendalam. Jika bahan organik di dalam tanah dioptimalkan, nutrisi tanaman sebenarnya bisa terpenuhi secara mandiri tanpa ketergantungan masukan kimia dari luar," terang Koko.

Rangkaian materi yang diberikan bersifat komprehensif. Setelah dibekali teori ekologi tanah pada hari pertama, para prajurit akan mendalami praktik budidaya tanaman organik secara langsung, dan akan ditutup dengan sesi penyusunan rencana aksi jangka panjang yang siap diimplementasikan di markas kesatuan.

Sinergi Strategis demi Ketahanan Nasional

Pada kesempatan yang sama, Senior Coordinator External Relation PT Vale IGP Pomalaa, Charles Cristian, menyatakan bahwa pelibatan Yonif 869 Taawu semakin memperkaya kemitraan strategis perusahaan demi keberlanjutan wilayah Kolaka. Sinergi ini dinilai sebagai solusi yang saling menguntungkan (win-win solution).

Menurut Charles, keterlibatan TNI tidak hanya terbatas pada fungsi menjaga stabilitas keamanan daerah, melainkan juga mencakup kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat.

"Ini adalah langkah yang luar biasa di mana PT Vale bertindak sebagai motivator. Bersama rekan-rekan TNI, kami mengalihkan energi positif untuk bersama-sama memperkuat stabilitas dan kedaulatan pangan bangsa, melengkapi peran utama mereka yang selama ini akrab dengan persenjataan," tutur Charles.

Melalui program percontohan ini, PT Vale berharap para personel Yonif 869 Taawu tidak hanya mampu menyerap ilmu secara teori, tetapi juga andal mengaplikasikan pertanian organik secara mandiri di lapangan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi dan lingkungan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar