0%
Rabu, 08 Juli 2026 11:50

Nilai SAKIP Menurun, Wali Kota Makassar Minta Perangkat Daerah Lakukan Pembenahan Menyeluruh

Editor : Chale
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis SAKIP Tahun 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar di Hotel Claro, Senin (6/7/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis SAKIP Tahun 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar di Hotel Claro, Senin (6/7/2026).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin buka Bimtek SAKIP 2026, ingatkan seluruh OPD perkuat akuntabilitas kinerja demi wujudkan pemerintahan yang dipercaya publik.

MAKASSAR, portalmedia.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar yang digelar oleh Inspektorat Kota Makassar di Hotel Claro, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala OPD, camat se-Kota Makassar, sekretaris, serta kepala subbagian perencanaan perangkat daerah guna memperkuat pemahaman dan implementasi SAKIP dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen utama untuk mengukur akuntabilitas sekaligus cerminan tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga : Hentikan Open Dumping, Pemkot Makassar Wajibkan Warga Pilah Sampah Organik dan Anorganik dari Rumah

"SAKIP adalah alat ukur bagaimana akuntabilitas pemerintah bisa kita jaga. Ini akan menjadi cerminan pola pengelolaan pemerintahan sekaligus memberikan dampak terhadap kepercayaan publik kepada pemerintah," ujar Appi.

Ia juga menyoroti adanya penurunan nilai SAKIP Pemerintah Kota Makassar yang harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi dokumen maupun sistem kerja.

Lebih lanjut, Appi menekankan pentingnya kualitas perencanaan yang dikawal oleh bagian perencanaan di setiap perangkat daerah agar program tidak saling tumpang tindih dan tepat sasaran. Ia juga meminta Inspektorat untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada seluruh perangkat daerah.

Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana

"Jangan menganggap berhubungan dengan Inspektorat itu sebuah aib. Justru manfaatkan pendampingan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan," pesan Appi.

Melalui bimbingan teknis ini, ia berharap kapasitas aparatur semakin meningkat sehingga tata kelola pemerintahan Kota Makassar menjadi lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar