0%
Sabtu, 01 Agustus 2026 22:43

Dua Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI saat Evakuasi Korban Penembakan di Yahukimo

Editor : Agung
Dua Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI saat Evakuasi Korban Penembakan di Yahukimo
ist

TNI menyatakan dua anggota OPM tewas setelah baku tembak yang terjadi ketika pasukan hendak mengevakuasi jasad Teina Alya, warga Papua yang sebelumnya dilaporkan tewas akibat penembakan dan diduga dilempar ke lembah oleh kelompok bersenjata.

PORTALMEDIA — Pasukan Komando Operasi (Koops) TNI Habema terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI Yahukimo saat menjalankan misi evakuasi jasad warga sipil di wilayah Kali Fis, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (1/8/2026).

Dalam insiden tersebut, TNI menyatakan dua anggota OPM tewas setelah baku tembak yang terjadi ketika pasukan hendak mengevakuasi jasad Teina Alya, warga Papua yang sebelumnya dilaporkan tewas akibat penembakan dan diduga dilempar ke lembah oleh kelompok bersenjata.

Panglima Koops TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, mengatakan pasukannya diserang saat berupaya menangkap anggota kelompok tersebut.

“Pasukan Koops TNI Habema diberondong peluru tajam oleh 10 anggota OPM Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka saat hendak menangkap mereka di wilayah Kompleks Kali Fis, Kabupaten Yahukimo,” ujar Yudha dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Yudha, anggota kelompok bersenjata yang menggunakan rompi antipeluru dan membawa senjata api otomatis melepaskan tembakan ke arah personel TNI. Pasukan kemudian melakukan tindakan balasan yang disebut sebagai tindakan tegas dan terukur.

TNI menyebut dua anggota kelompok bersenjata tewas dalam kontak senjata tersebut. Salah satu jenazah, bersama perlengkapan dan senjata api yang dibawanya, diklaim dievakuasi oleh rekan-rekannya, sementara satu jenazah lainnya ditinggalkan di lokasi.

Setelah situasi dinyatakan aman, personel Koops Habema melanjutkan proses evakuasi jasad Teina Alya dari dasar lembah sedalam sekitar 50 meter menggunakan teknik rappelling.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Dekai, Kabupaten Yahukimo, dan direncanakan dimakamkan secara adat oleh pihak keluarga.

Yudha memberikan apresiasi kepada personel yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi luar biasa Pasukan Habema yang tak kenal lelah dalam operasi evakuasi dan perburuan OPM Kodap XVI Yahukimo,” katanya.

Ia menambahkan TNI akan terus melakukan penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang dinilai bertanggung jawab atas sejumlah aksi kekerasan terhadap warga sipil di Yahukimo.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis belum terdapat keterangan dari pihak OPM mengenai kronologi maupun klaim TNI terkait kontak senjata tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar