0%
Kamis, 13 Agustus 2026 13:16

PLN UIP Sulawesi Raih Sertifikasi Laik Operasi PLTM Salu Noling 2×5 MW di Luwu

Editor : Kimel
PLN UIP Sulawesi Raih Sertifikasi Laik Operasi PLTM Salu Noling 2×5 MW di Luwu
ist

Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 2×5 MW di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, resmi memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk Unit 1 dan Unit 2 pada Selasa (11/8).

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatatkan capaian baru dalam pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT).

Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 2×5 MW di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, resmi memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk Unit 1 dan Unit 2 pada Selasa (11/8).

Perolehan SLO menjadi penanda bahwa instalasi pembangkit PLTM Salu Noling telah memenuhi ketentuan keselamatan ketenagalistrikan dan dinyatakan laik operasi.

Capaian ini sekaligus menjadi tahapan penting menuju Commercial Operation Date (COD) atau operasi komersial pembangkit untuk memperkuat pasokan energi bersih pada sistem kelistrikan Sulawesi Selatan.

Berdasarkan SLO yang diterbitkan, PLTM Salu Noling Unit 1 memiliki kapasitas terpasang 5.800 kW dengan kapasitas mampu netto 5.750 kW, sedangkan Unit 2 memiliki kapasitas terpasang 5.800 kW dengan kapasitas mampu netto 5.787 kW. Kedua sertifikat berlaku mulai 11 Agustus 2026 hingga 11 Agustus 2031 sepanjang ketentuan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tetap terpenuhi.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa perolehan SLO kedua unit merupakan milestone penting yang semakin mendekatkan PLTM Salu Noling menuju operasi komersial.

"Perolehan Sertifikat Laik Operasi untuk kedua unit PLTM Salu Noling menunjukkan bahwa instalasi pembangkit telah memenuhi ketentuan keselamatan ketenagalistrikan dan dinyatakan laik operasi. Capaian ini menjadi milestone penting yang semakin mendekatkan PLTM Salu Noling menuju operasi komersial sehingga energi bersih yang dihasilkan nantinya dapat memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi Selatan," ujar Aditya.

Capaian tersebut melanjutkan rangkaian keberhasilan pengembangan PLTM Salu Noling. Sebelumnya, PLN telah menyelesaikan energisasi (energize) infrastruktur penyaluran berupa kubikel 20 kV Unit 1 dan Unit 2 serta jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV sepanjang 52 kilometer.

Kedua unit pembangkit kemudian berhasil disinkronkan dengan sistem kelistrikan PLN pada Juli 2026.

Aditya menambahkan, momentum Kemerdekaan RI menjadi semangat bagi PLN untuk terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang mampu mengoptimalkan potensi energi dalam negeri sekaligus mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.

"Semangat Kemerdekaan RI juga kami maknai melalui upaya menghadirkan kemandirian dan ketahanan energi dengan mengoptimalkan potensi energi yang tersedia di dalam negeri. PLTM Salu Noling memanfaatkan potensi energi air menjadi sumber energi bersih dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan Transformasi PLN 3.0, Menggerakkan Kedaulatan Energi, untuk mewujudkan pertumbuhan, keberlanjutan, dan keamanan energi," tambah Aditya.

PLTM Salu Noling dikembangkan oleh PT Tiara Tirta Energi sebagai pembangkit berbasis EBT yang memanfaatkan potensi energi air. Kehadiran pembangkit ini diharapkan dapat memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan dalam bauran energi nasional.

Dengan diperolehnya SLO untuk kedua unit pembangkit, PLN bersama Pengembang selanjutnya akan memastikan pemenuhan seluruh tahapan dan persyaratan menuju Commercial Operation Date (COD).

Beroperasinya PLTM Salu Noling secara komersial nantinya diharapkan semakin memperkuat pasokan energi bersih di Sulawesi Selatan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan transisi energi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar