0%
Sabtu, 15 Agustus 2026 21:22

Tanggap Darurat Kekeringan, PLN UIP Sulawesi dan BPBD Makassar Bentuk Desa Siaga Bencana

Editor : Kimel
Tanggap Darurat Kekeringan, PLN UIP Sulawesi dan BPBD Makassar Bentuk Desa Siaga Bencana
ist

Dukungan tersebut sejalan dengan langkah Pemerintah Kota Makassar yang menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan akibat dampak fenomena El Nino pada Agustus 2026.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Memperingati HUT ke-81 RI, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Makassar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kekeringan dan potensi kebakaran.

Dukungan tersebut sejalan dengan langkah Pemerintah Kota Makassar yang menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan akibat dampak fenomena El Nino pada Agustus 2026.

Sebagai aksi nyata, PLN UIP Sulawesi menghadirkan Program Desa Siaga Bencana PLN Peduli 2026 di Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menegaskan komitmen PLN untuk hadir melampaui penyediaan listrik.

“Melalui Program Desa Siaga Bencana PLN Peduli 2026 di Kaluku Bodoa, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin tangguh, waspada, dan memiliki kapasitas dalam melakukan langkah pencegahan serta respons awal terhadap risiko kekeringan dan kebakaran,” ujar Aditya.

Aditya menjelaskan, program tersebut disiapkan melalui sejumlah intervensi prioritas, mulai dari pemetaan risiko, penyusunan SOP tanggap darurat, pelatihan Satgas Kelurahan Tangguh Bencana dan kader perempuan, edukasi keselamatan kelistrikan, sosialisasi pencegahan kebakaran, kampanye hemat air, hingga penguatan fasilitas pendukung kesiapsiagaan masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, aspek keselamatan kelistrikan menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.

Edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan listrik yang aman diharapkan dapat mengurangi potensi risiko kebakaran rumah tangga.

“Kami juga menekankan pentingnya edukasi keselamatan kelistrikan, seperti menghindari penggunaan stop kontak bertumpuk, memastikan kabel dan instalasi dalam kondisi aman, serta memahami langkah yang tepat apabila terjadi potensi gangguan kelistrikan. Hal ini menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran sejak dari rumah,” tambah Aditya.

Program ini juga secara khusus memberdayakan kader perempuan untuk memperkuat ketahanan keluarga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, menyambut positif kolaborasi tersebut di tengah pelaksanaan operasi tanggap darurat daerah.

“Dalam situasi tanggap darurat kekeringan, kolaborasi lintas sektor menjadi sangat penting. Dukungan PLN UIP Sulawesi melalui Program Desa Siaga Bencana di Kaluku Bodoa merupakan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas masyarakat, terutama untuk menghadapi krisis air bersih dan potensi kebakaran,” ujar Fadli.

Fadli menambahkan, keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan BUMN, menjadi bagian penting dalam memperluas edukasi, pelatihan, dan kesiapsiagaan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan rencana operasi tanggap darurat bencana kekeringan di Kota Makassar.

Melalui program ini, PLN UIP Sulawesi berharap warga Kaluku Bodoa lebih tangguh dan siap melakukan mitigasi bencana mandiri secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar