0%
Sabtu, 26 September 2026 21:33

Menabur Benih Keterampilan di Bumi Batara Guru: Ikhtiar Pendidikan Berkelanjutan PT Vale Lewat Politeknik Sorowako

Penulis : wiwi amaluddin
Editor : Agung
Menabur Benih Keterampilan di Bumi Batara Guru: Ikhtiar Pendidikan Berkelanjutan PT Vale Lewat Politeknik Sorowako
ist

Kurikulum kami memang memiliki kesesuaian tinggi dengan kebutuhan PT Vale, tetapi orientasi kami tidak boleh sempit. Kami menautkan kompetensi mahasiswa dengan ekosistem industri di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatra, hingga Papua. Mahasiswa harus memiliki daya saing yang mampu bertarung di tingkat nasional.

Langkah penguatan sektor pendidikan vokasi ini pun sejalan dengan peta jalan pembangunan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Dukungan penuh turut disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang menilai kehadiran Poliwako menjadi solusi konkret bagi pemerataan akses pendidikan tinggi berkualitas di daerah. Terlebih, fakta di lapangan menunjukkan bahwa lebih dari 10.000 putra-putri Luwu Timur saat ini terpaksa menempuh pendidikan di luar daerah demi meraih bangku kuliah yang representatif.

Guna menjawab tantangan tersebut secara menyeluruh, Pemkab Luwu Timur kini tengah menyiapkan cetak biru pengembangan sarana pendidikan berskala besar. "Kami telah mendapatkan respons positif dari Kementerian Kehutanan untuk menjadikan sekitar 200 hektare kawasan sebagai area pendidikan terpadu. Di lokasi ini akan dibangun kampus, boarding school, sentra UMKM, hingga fasilitas rehabilitasi. Ini komitmen kami membangun SDM Luwu Timur secara berkelanjutan," ungkap Irwan Bachri Syam menegaskan sinergi antarsektor tersebut.

Bagi masyarakat lokal di pesisir Danau Matano dan sekitarnya, keberadaan Poliwako adalah jembatan emas yang menembus berbagai rintangan finansial. Menempuh studi sarjana teknik di kota-kota besar seperti Palopo, Makassar, apalagi menyeberang pulau menuju Pulau Jawa, kerap menuntut biaya operasional yang sangat berat bagi sebagian besar keluarga sederhana. Kehadiran kampus teknik berkualitas prima tepat di tanah kelahiran mereka menjadi jalan keluar nyata, membuka kesempatan yang setara bagi talenta lokal untuk mengenyam pendidikan tinggi terapan berstandar industri tanpa harus terbebani oleh tingginya ongkos rantau.

Kini, gaung keunggulan Poliwako tidak hanya bergaung di lingkar tambang Luwu Timur, melainkan telah melintasi tapal batas daerah. Reputasi pendidikan vokasi yang tersambung langsung dengan kebutuhan industri modern menjadi magnet kuat yang memikat generasi muda dari pelosok pulau lain. Salah satu potret kegigihan itu tampak pada sosok Muhammad Fathul Ihsan Hafid, seorang mahasiswa rantau asal Sulawesi Barat. Bersama dua rekannya, Armansyah Putra dan Muhammad Rizki Baso, Ihsan rela menempuh perjalanan jauh demi menempa keahlian teknik di Sorowako.

Di mata Ihsan dan rekan-rekannya, Poliwako bukan sekadar tempat berburu ijazah, melainkan sarana berinvestasi masa depan dengan prospek karier yang nyata. Kedekatan hubungan antara kampus dengan berbagai entitas bisnis di kawasan industri memberikan kepastian jalur karier yang jelas bagi para lulusannya.

"Kemitraan strategis yang terjalin antara kampus dengan berbagai perusahaan di kawasan Sorowako membuka peluang nyata bagi para lulusan untuk langsung diserap ke industri yang relevan," tutur Ihsan saat ditemui di sela-sela aktivitas praktikumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar