PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Tersangka utama pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo akhirnya meminta maaf kepada orang tua Brigadir J.
Permintamaafan ini bisa dikatakan kali pertama dilakukan Ferdy Sambo sejak awal kasus ini bergulir sejak Juli lalu. Mantan Kadiv Propam ini tercatat pernah meminta maaf, tapi hanya kepada teman sejawatnya dan kepada Polri, institusi tempat Ia mengabdi selama ini.
Permintamaafan ini disampaikan Ferdy Sambo saat kembali dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok usai pelimpahan Tahap II atau penyerahan barang bukti dan tersangka kasus kematian Brigadir J. Saat digiring ke mobil Brimob, dia menyampaikan permohonan maaf ke orang tua ajudannya tersebut.
Baca Juga : Daftar Perwira yang Kembali Bertugas Setelah Terseret Kasus Ferdy Sambo
"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya, termasuk Ibu dan Bapak dari Yoshua," tutur Ferdy di Kejagung, Jakarta Selatan, dikutip dari liputan6, Rabu (5/10/2022).
Ferdy mengaku perbuatannya mendalangi pembunuhan Brigadir J adalah bentuk luapan emosionalnya atas yang terjadi terhadap istrinya, Putri Candrawathi.
"Saya lakukan ini karena kecintaan saya kepada istri saya. saya tidak tahu bahasa apa yang dapat mengungkapkan perasaaan, emosi, dan amarah akibat peristiwa yang terjadi di Magelang," jelas dia.
Baca Juga : Ferdy Sambo Tetap Divonis Mati, Begini Respons Mahfud MD
Lebih lanjut, Ferdy menyatakan bahwa istrinya tidak terlibat dalam kasus ini dan tidak bersalah. Dia pun siap menjalani hukuman atas perbuatannya.
"Kabar yang saya terima sangat menghancurkan hati saya. Saya sangat menyesal. Saya siap menjalani semua proses hukum. Istri saya tidak bersalah, dia tidak melakukan apa-apa, justru dia korban," Ferdy menandaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News