0%
Sabtu, 08 Oktober 2022 15:08

Sulsel Zona Merah Peredaran Narkoba, Ini Upaya Ditresnarkoba Polda

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Azis Kuba
Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan
Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan

gencar sosialisasi di lingkungan pelajar dengan menggelar tes urine massal di sejumlah sekolah

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana mengungkapkan Sulsel masuk dalam kawasan zona merah peredaran narkoba. Peredaran barang haram ini tidak memandang usia pengguna, pengedar atau bandar.

"Dari data yang ada bahwa sulsel sudah bisa dikatakan darurat narkoba," kata Nana saat ekspose pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolda Sulsel, pada Agustus lalu.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan mengatakan, pihaknya terus berupaya menekan peredaran narkoba di wilayah Sulsel.

Baca Juga : Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang

Mulai misi pencegahan dengan sosialisasi bahaya narkoba hingga penindakan dengan melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

Disisi pencegahan, pihaknya mengaku sudah melakukan berbagai upaya. Diantaranya yakni gencar sosialisasi di lingkungan pelajar dengan menggelar tes urine massal di sejumlah sekolah.

"Terkahir kemarin di Bantaeng, setelah Wajo dan Sidrap. Kita menggelar tes urine ke pegawai atau pun guru-guru hingga ke pelajar yang baru masuk tahun ajaran baru," kata Dodi ditemui di Mapolda, Jumat (7/10/2022) siang kemarin.

Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh

Namun demikian, aksi tes urine di kalangan pelajar itu belum diterapkan menyeluruh. Sebab, dibutuhkan komunikasi dari sejumlah pihak khususnya Dinas Pendidikan dan pihak sekolah.

Tidak hanya di pencegahan di kalangan pelajar, Dodi bersama jajarannya juga terus berusaha upaya pencegahan di desa-desa. Utamanya desa-desa yang terindikasi daerah rawan peredaran narkoba.

"Ke depan kita akan terus menggalakkan desa Bersinar (bersih tanpa narkoba). Yang dekat-dekat ini, kita berencana menggelar FGD (Focus Group Discussion) di salah satu desa di Takalar, Selayar, hingga Bone," ujarnya.

Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

FGD di desa-desa kata Dodi, perlu dilakukan mengingat peredaran narkoba tidak lagi berpusat di kota-kota. Tokoh masyarakat dan tokoh agama di desa-desa dinilai cukup berpengaruh dalam mencegah peredaran narkoba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer