0%
Rabu, 12 Oktober 2022 14:34

Hingga Agustus 2022, Penyaluran KPR Sulsel Tumbuh Rp20,50 Triliun

Editor : Gita Oktaviola
Hingga Agustus 2022, Penyaluran KPR Sulsel Tumbuh Rp20,50 Triliun
ist

Penyaluran KPR tipe 21 masih mengalami kontraksi -17,39?rbeda dengan pemilikan rumah tinggal tipe 22 sampai dengan tipe70 mengalami pertumbuhan 10,27?gitupun dengan pemilikan rumah tinggal tipe 70 hanya tumbuh 0,15%

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pasca pandemi covid-19, semua sektor ekonomi mengalami relaksasi. Tak terkecuali bisnis perbankan. Khusus di Sulawesi Selatan, utamanya di segmen penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), hingga Agustus 2022 mencapai Rp20,50 triliun atau tumbuh 10,72% year on year (yoy).

Menurut Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua Darwisman, pihaknya peningkatan disegmen tersebut karena pertumbuhan KPR didominasi oleh kredit kepemilikan rumah tinggal di apartemen.

Kata dia, kepemilikan apartemen ini tumbuh sebesar 7,16%. Lalu, untuk kepemilikan ruko sebesar 40,84% dan rukan mengalami pertumbuhan sebesar 2,85%.

Baca Juga : Modus Asmara Palsu Makan Korban, OJK Ungkap Kerugian Love Scam Rp49,19 Miliar

"Dari penyaluran ini kepemilikan rumah tinggal tipe 21 masih mengalami kontraksi -17,39% berbeda dengan pemilikan rumah tinggal tipe 22 sampai dengan tipe70 mengalami pertumbuhan 10,27% begitupun dengan pemilikan rumah tinggal tipe 70 hanya tumbuh 0,15%," ucapnya beberapa waktu lalu.

Sementara, detail rincian pemilik flat atau apartemen 21 tumbuh besar 53,91%, tipe 22/70 tumbuh 42,14%, tipe 70 tumbuh 34,82%. "Hal senada dialami kepemilikan ruko dan rukan tumbuh tinggi 285%," ungkapnya.

Kata Darwisman, pertumbuhan KPR di Sulsel seirama dengan penyaluran kredit UMKM juga mengalami pertumbuhan sebesar 26,07% dengan rasio NPL 3,93% mencapai 39,39% dari total kredit dengan jumlah debitur 910.973 rekening.

Baca Juga : OJK Siapkan Jurus Dorong Pertumbuhan Kredit di Tahun 2026

Dengan rincian total kredit UMKM pada Agustus 2022 Rp52,93 triliun, dengan NPL pada poin 3.93%

"Penyaluran kredit mikro 21,70 triliun atau terkontraksi 17,89% dengan NPL 2,21%, kredit kecil mencapai Rp 21,15 triliun atau tumbuh 20,78% dengan NPL 4,50%, kredit menengah sebesar Rp10,08 triliun atau tumbuh 5,55% dengan NPL 6,41%," ungkap Darwisman.

Hal senada diungkapkan Ekonom, Wijayanto Samirin, ia menyebut, pertumbuhan sektor keuangan di Sulsel sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Sulsel, dengan pertumbuhan rata-rata 2% dari pertumbuhan nasional.

Baca Juga : Untuk Cegah Penyalahgunaan, OJK Terapkan Standar Baru Pengelolaan Rekening

Dia mengatakan, tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Sulsel 6,9 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,0 persen. Saat pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Sulsel turun minus 0,7 persen, dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional minus 2,1 persen.

Lalu di tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Sulsel mulai naik 4,7 persen, sedangkan secara nasional hanya 3,7 persen.

"Sulsel suatu keajaiban. Pertumbuhan ekonominya rata-rata selalu dua persen dari pertumbuhan nasional," jelasnya.

Baca Juga : CMSE 2025 Sukses Besar, BEI Catat Lonjakan Pengunjung hingga 51 Persen

Jika ditarik sebelum tahun 2011, Sulsel pertumbuhan ekonominya beberapa kali capai 10 persen. Bahkan jika dicermati data pemerintah pusat angka kemiskinan menurun. "Prestasi Sulsel berhasil mendongkrak situasi Indonesia," sebutnya.

Sambungnya, Sulsel juga mampu menunjukkan resiliensi ekonomi. Standar deviasi pertumbuhan ekonomi mencapai 2,5 persen, hanya sedikit di atas nasional yang angkanya 2,15 persen.

"Resiliensi ini disebabkan pasar Sulsel yang besar, produk yang lengkap dan peran strategis Sulsel sebagai hub Indonesia Timur," ungkap Komisaris Independen PT Indosat Tbk.

Baca Juga : OJK Dorong Inklusi Keuangan dan Gizi Seimbang untuk Masyarakat 3T

Wijayanto juga menerangkan grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2000 datar-datar saja. Beda dengan grafik negara lain, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Eropa dan Amerika Serikat naik turun.

Menurutnya, grafik datar ini menggambarkan by nature ekonomi Indonesia lebih resiliensi dari negara lain.

"Ketika negara lain naik-turun, kita lebih stabil," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer