PORTALMEDIA.ID - Mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama kurang lebih 4,5 jam pasca penembakan dirinya.
Sejumlah media memberitakan bahwa Shinzo Abe meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami gagal jantung. Kematiannya pertama kali dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik NHK.
Mengutip AP News, Abe berada di Nara tengah berkampanye menjelang pemilihan hari Minggu untuk majelis tinggi parlemen dan memberikan pidato ketika orang-orang mendengar suara tembakan.
Baca Juga : Usai Resmi Jadi Pemenang Pilpres, PM Jepang Beri Ucapan Selamat ke Prabowo
Polisi menangkap seorang tersangka pria di tempat kejadian Shinzo Abe ditembak karena dicurigai melakukan percobaan pembunuhan, kata NHK.
Serangan itu mengejutkan di negara yang merupakan salah satu negara teraman di dunia dan dengan beberapa undang-undang kontrol senjata yang paling ketat di mana pun.
Serangan terhadap pejabat seperti peristiwa Shinzo Abe ditembak bukan pertama kali di Jepang. Mengutip sejumlah sumber, tiga PM Jepang terdahulu juga pernah diserang dengan penembakan dan meninggal dunia.
Baca Juga : Wapres Bertolak ke Jepang, Hadiri Pemakaman Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe
Berikut ulasannya, seperti dilansir liputan6.com:
1. PM Jepang Ito Hirobumi
Pada tahun 1909, Perdana Menteri Jepang Ito Hirobumi terbunuh.
Baca Juga : Pria Jepang Nekat Bakar Diri Sebagai Protes Tolak Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe
Mengutip situs inf.news, pada 26 Oktober 1909 di Stasiun Kereta Harbin di Heilongjiang, China, sebuah kereta khusus Rusia perlahan-lahan melaju ke stasiun. Setelah mobil berhenti, seorang lelaki tua dengan janggut abu-abu perlahan turun dari mobil. Dia berpakaian rapi. Setelah turun dari mobil, sekelompok tentara Rusia langsung mengepungnya.
Saat dia berjalan, dia berjabat tangan dengan pejabat Rusia yang berdiri di kedua sisi untuk menyambutnya, tetapi tiba-tiba salah satu orang di kerumunan mengeluarkan pistol dan menembakkan beberapa tembakan ke orang tua itu, setiap tembakan tepat sasaran.
Adegan menjadi kacau untuk beberapa saat, dan perwira militer Rusia segera memanggil dokter untuk merawatnya, karena lelaki tua itu adalah orang utama dalam pertemuan ini - Perdana Menteri Jepang Hirobumi Ito. Tetapi ketiga peluru itu mengenai sasaran, dan Ito Hirobumi, yang kehilangan terlalu banyak darah, pada akhirnya tidak terselamatkan.
Baca Juga : Sampaikan Duka Cita Kematian Shinzo Abe, Jusuf Kalla Sambangi Kedutaan Besar Jepang
Pembunuhnya segera ditangkap oleh tentara Rusia, diidentifikasi sebagai An Chonggen. Ia adalah seorang patriot Korea Utara yang lahir pada tahun 1879.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News