PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Tangis Rosti Simanjuntak kembali pecah. Tiga bulan lewat sudah setelah kematian anaknya, Brigadir Nofriansyah Joshua Hutabarat (J), Jumat (8/7/2022), air mata wanita 57 tahun itu kembali tumpah.
Sesenggukan Rosti kali ini terjadi di hadapan majelis hakim persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Richard Eliezer (Bharada E) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (25/10/2022).
Bharada E adalah rekan Brigadir J sesama anggota kepolisian yang bertugas sebagai ajudan Ferdy Sambo dan pengawal Putri Candrawathi.
Baca Juga : Daftar Perwira yang Kembali Bertugas Setelah Terseret Kasus Ferdy Sambo
Bharada E didakwa menembak tiga sampai empat kali terhadap Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga 46, Jaksel.
Dilansir dari republika.co.id, penembakan yang berujung kematian itu dilakukan atas perintah Ferdy Sambo. Karena itu Rosti memberikan maaf. Namun begitu, Rosti meminta Bharada E jujur di pengadilan, tentang apa sebab Brigadir J dibunuh.
“Sebagai ibu, saya berduka berat dengan kepergian anak saya (Brigadir J) yang sudah dirampas nyawanya. Sebenarnya secara manusia, kamu (Bharada E) tidak punya hati nurani sedikit pun terhadap anakku. Tapi kita diajarkan untuk saling mengampuni. Saya ampuni kamu Nak (Bharada E). Jadi saya mohon ya Bharada E, saya juga ibu kamu, kamu juga punya ibu, dan keluarga, saya mohon berkatalah jujur anakku, jangan ada yang ditutup-tutupi,” kata Rosti.
Baca Juga : Ferdy Sambo Tetap Divonis Mati, Begini Respons Mahfud MD
Rosti menangis sesenggukan dan berteriak emosional di hadapan hakim dan Bharada E, meminta pemuda 24 tahun itu, pun untuk menyampaikan fakta-fakta sebenarnya tentang siapa saja yang terlibat. Jujur untuk pelurusan fitnah amoral yang selama ini dituding menjadi sebab pembunuhan Brigadir J.
Bharada E Diminta untuk Jujur
“Anak saya sudah terbunuh dengan keji, dan sadis. Dan masih juga selalu difitnah ini itu dengan rekayasa dan skenario. Bharada E, mohon, kita diajarkan saling mengampuni. Dan kita diajarkan untuk jujur. Jujurlah sejujur-jujurnya. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Jangan ada kebohongan-kebohongan lagi, agar arwah anak kami (Brigadir J) tenang. Tolong anakku (Bharada E) jujur,” kata Rosti.
Samuel Hutabarat, ayah dari Brigadir J, pun menyampaikan pemaafan serupa terhadap Bharada E. Samuel meminta agar Bharada E dapat memberikan harapan baik kepada keluarga Brigadir J dengan berani mengungkap kebenaran dan berkata sejujur-jujurnya atas rangkaian peristiwa pembunuhan Brigadir J tersebut.
Baca Juga : BREAKING NEWS: Banding Ditolak, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati
“Coba lihat saya Nak (Bharada E). Kamu harus berani berkata jujur. Saya minta di persidangan selanjutnya, di depan hakim yang mulia ini, kamu (Bharada RE) berkata dengan kejujuran, Tuhan melihat kamu,” kata Samuel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News