0%
Minggu, 10 Juli 2022 20:59

Harga Minyak Terus Naik, Pertamina Pastikan Pertalite, Solar & LPG 3 Kg Tak Naik

Editor : Rasdiyanah
Selain bbm nonsubsidi, salah satu yang mengalami kenaikan harga juga LPG nonsubsidi jenis Bright Gas. Foto: dok Pertamina
Selain bbm nonsubsidi, salah satu yang mengalami kenaikan harga juga LPG nonsubsidi jenis Bright Gas. Foto: dok Pertamina

Harga minyak dunia terus naik, namun pemerintah melalui Pertamina memastikan bbm subsidi jenis solar dan Pertalite serta gas LPG 3 kg tidak akan mengalami kenaikan.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Harga minyak mentah terus melambung. Di dalam negeri, rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) per Juni menyentuh angka 117,62 USD per barel, lebih tinggi  sekitar 37 persen dari harga ICP pada Januari 2022.

Begitu pula dengan LPG, tren harga (CPA) masih di tinggi pada bulan Juli ini mencapai 725 USD/Metrik Ton (MT) atau lebih tinggi 13 persen dari rata-rata CPA sepanjang tahun 2021.

Meski begitu, dikutip dari kumparan.com, PT Pertamina (Persero) memastikan tak menaikkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solah. Pun dengan LPG 3 kg.

Baca Juga : Pertamina dan Pertamedika IHC Sertifikasi Gizi 28 Pelaku UMKM F&B Makassar

“Pemerintah melalui Pertamina terus menjaga daya beli masyarakat dengan menjaga ketersediaan energi dengan harga yang terjangkau, jadi Pertalite, Solar, dan LPG 3 Kg dijual dengan harga yang tetap,” jelas Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, dalam keterangan tertulis, Minggu (10/7/2022).

Saat ini, harga BBM Pertalite masih ditahan di harga Rp 7.650 per liter. Padahal, harga keekomiannya sudah tembus Rp 17.200 per liter. Pun dengan Solar yang masih dijual Rp 5.150 per liter, padahal seharusnya Rp 18.150 per liter.

BBM dan LPG Nonsubsidi Naik Lagi Hari Ini

Sebaliknya, Pertamina kembali menaikkan harga BBM dan LPG nonsubsidi hari ini. Harga BBM nonsubsidi yang naik adalah Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Pengasuh Anak, Pertamina-BKKBN Kolaborasi Sertifikasi TPA di Maros

Untuk LPG nonsubsidi seperti Bright Gas akan disesuaikan sekitar Rp 2.000 per kg. Penyesuaian ini, kata Irto, akan terus diberlakukan secara berkala sesuai dengan Kepmen ESDM 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU) dengan mengikuti tren harga pada industri minyak dan gas dunia.

“Seluruh Penyesuaian harga di angka sekitar Rp 2.000 baik per liter untuk BBM dan per kg untuk LPG, harga ini masih sangat kompetitif dibandingkan produk dengan kualitas setara. Untuk yang subsidi, pemerintah masih turut andil besar dengan tidak menyesuaikan harganya,” imbuh Irto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar