0%
Selasa, 01 November 2022 11:04

Para Pekerja Ferdy Sambo Sering Bilang 'Siap', IPW: Cerminan Kultural Lingkungkan Polisi

Editor : Azis Kuba
Para Pekerja Ferdy Sambo Sering Bilang 'Siap', IPW: Cerminan Kultural Lingkungkan Polisi
ist

Warga sipil yang bekerja dengan Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi sering menggunakan kata 'siap' sebelum menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

PORTALMEDIA.ID -- Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menyebut seringnya orang yang bekerja untuk Ferdy Sambo berkata 'siap' ketika ditanya dalam persidangan, adalah bentuk cerminan lingkungan kultural kepolisian.

Warga sipil yang bekerja dengan Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi sering menggunakan kata 'siap' sebelum menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

Hal tersebut diterangkan Sugeng Teguh Santoso sebagai cerminan kultural bekerja di lingkungan kepolisian.

Baca Juga : Daftar Perwira yang Kembali Bertugas Setelah Terseret Kasus Ferdy Sambo

"Ini sebetulnya mencerminkan kultural lingkungan kepolisian, ini tidak hanya mengena pada hubungan atasan dan bawahan yang selalu bilang 'siap'," kata Sugeng dalam Breaking News KOMPAS TV, Selasa (1/11/2022) pagi.

"Ternyata kultur tersebut juga mengena kepada orang sipil yang bekerja dengan Ferdy Sambo."

"Itu bisa dibilang keluar dari alam bawah sadar, karena kesehariannya terjadi seperti itu. Jika diperintah, ketika diminta melakukan sesuatu, atau ketika ditegur," ujarnya.

Baca Juga : Ferdy Sambo Tetap Divonis Mati, Begini Respons Mahfud MD

Namun, Sugeng juga menjelaskan bahwa substansi materi sidang yang disampaikan para pekerja Ferdy Sambo macam asisten rumah tangga (ART) ini bukanlah keluar dari alam bawah sadar.

Sugeng mencontohkan keterangan berbelit yang disampaikan ART Ferdy Sambo, Susi dalam sidang hari Senin (31/10/2022) kemarin hanyalah sebuah ketidakmampuan menyaring begitu banyak informasi diterima sang pembantu.

"Terjadi kebingungan begitu banyak pesan dari pihak ketiga sebelum persidangan, diperhadapkan pertanyaan dari hakim," kata Sugeng.

Baca Juga : BREAKING NEWS: Banding Ditolak, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati

"Mungkin tidak mencerna informasi dengan cepat dan memberikan respons dengan tepat."

"Berbeda dengan ahli berbohong, biasa dan terlatih terhadap tekanan besar pemeriksaan, mungkin saja memiliki nalar yang kuat untuk bisa mengkombinasikan jawaban-jawaban yang logis, walau belum benar," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar