0%
Jumat, 01 Juli 2022 20:52

Kunjungan Jokowi ke Rusia-Ukraina

Jokowi Umumkan Putin Sepakat Buka Jalur Ekspor Gandum Ukraina

Editor : Rasdiyanah
Presiden Joko Widodo dan Presiden Vladimir Putin usai melakukan konferensi pers bersama di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Kamis (30/6/2022). Foto: Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo dan Presiden Vladimir Putin usai melakukan konferensi pers bersama di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Kamis (30/6/2022). Foto: Sekretariat Presiden

Usai bertemu Jokowi, Putin sepakat untuk membuka jalur laut ekspor gandum Ukraina

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Usai melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Rusia sepakat membuka jalur laut ekspor gandum Ukraina di tengah krisis pangan global.

Menurutnya, Putin mendukung upaya PBB reintegrasi komoditas pangan dan pupuk Rusia dan komoditas pangan Ukraina dalam rantai pasok dunia.

"Khusus untuk jalur ekspor produk pangan Ukraina, terutama melalui jalur laut, saya sangat menghargai Presiden Putin yang tadi menyampaikan bahwa memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina maupun Rusia, ini sebuah berita yang baik” kata Jokowi dalam siaran pers yang dirilis situs resmi Presiden RI, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga : Jokowi Pakai Passapu di Rakernas PSI

Salah satu rencana PBB adalah membuka jalur ekspor gandum Ukraina di Laut Hitam. Surat kabar Jepang, Nikkei Asia melaporkan PBB sudah berbicara dengan Ukraina dan Rusia serta Turki mengenai rencana tersebut.

Indonesia Tidak Memiliki Kepentingan Apapun

Jokowi kembali menegaskan Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun kecuali ingin perang dapat segera berakhir dan rantai pasok pangan, pupuk dan energi dapat segera pulih.

Baca Juga : Mantan Relawan Desak Jokowi Segera Bertobat

“Saya ajak seluruh pemimpin dunia untuk bersama kembali menghidupkan semangat multilateralisme, semangat damai dan semangat kerja sama. Karena hanya dengan spirit ini perdamaian dapat dicapai,” kata Jokowi.

Diketahui sebelumnya Rusia telah memblokade Laut Hitam, mencegah ekspor Rusia untuk mencekik perekonomian negara itu. Salah satu komoditas yang tidak bisa dikirim keluar negeri adalah gandum. Putin menyalahkan Barat atas gangguan ekspor ini.

Ia berjanji untuk membuka kembali jalur pengiriman makanan setelah militer Moskow mundur dari Pulau Ular di Laut Hitam. Rusia mengatakan mereka menarik pasukan dari pulau itu untuk menunjukkan "niat baik" tapi menurut Ukraina pasukan Rusia didorong mundur oleh artileri.

Dalam pertemuannya dengan Jokowi pada Kamis (30/6/2022) lalu Putin menegaskan Indonesia adalah salah satu mitra utama kami di kawasan Asia-Pasifik. Hubungan Rusia-Indonesia bersifat konstruktif dan saling menguntungkan, berkembang terus berdasarkan tradisi persahabatan, dan bantuan timbal balik yang sudah lama ada.

Baca Juga : LISA Robot AI Milik UGM Hilang Setelah Sebut Jokowi Bukan Alumni UGM

"Adapun pembicaraan saya dengan Presiden Joko Widodo hari ini dilakukan secara profesional dan sangat substantif," kata Putin berdasarkan siaran pers Kedutaan Besar Rusia di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar