PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR - Pemprov Sulsel kembali mengusulkan kelanjutan pembangunan Terminal Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin hingga memiliki kapasitas 15 juta penumpang. Saat ini, kapasitas bandara tersebut hanya 7 juta penumpang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang, mengungkapkan, Sulsel merupakan penghubung antara barat dan timur Indonesia. Dengan posisi itu, pihaknya sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menambah perluasan bandara pada 2023. Meski, ia tak menampik jika keputusan kelanjutan itu sepenuhnya merupakan wewenang pusat.
"Kita meminta agar perluasan itu dilanjutkan lagi karena tahun ini terhenti. Kami sudah minta pada saat Musrenbangnas tahun lalu," ujar Darmawan Bintang, Selasa, 8 November 2022.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
Plt Kepala Biro Ekonomi Sulsel ini menjelaskan, untuk lebar runway sudah aman. Makanya, permintaan khusus pelebaran ialah untuk traffic penumpang barang dan jasa. "Detail teknisnya ada di perhubungan," jelasnya.
Kedua, lanjut dia, ialah upaya meningkatkan penerbangan secara langsung. Tidak hanya melalui transit dengan bandara-bandara yang ada, tetapi ada harapan agar ada penerbangan langsung menuju ke negara tertentu, seperti haji dan umrah.
Sementara, Kabid Pengembangan Transportasi Dishub Sulsel, Muhammad Ishak, mengatakan, usulan pelebaran terminal itu diketahui dari kapasitas 7 juta penumpang per tahun menjadi 15 juta penumpang per tahun.
Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov
"Pelebaran dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan lack of capacity atau jumlah pertumbuhan penumpang lebih tinggi daripada kapasitas bandara," ungkap Ishak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News