0%
Rabu, 09 November 2022 08:57

BBKSDA Sulsel Berhasil Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi via KM Gunung Dempo

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Azis Kuba
BBKSDA Sulsel dan Satgas Gakkum KLHK melakukan pemeriksaan terhadap satwa dilindungi yang bakal di selundupkan (Reza/portalmedia)
BBKSDA Sulsel dan Satgas Gakkum KLHK melakukan pemeriksaan terhadap satwa dilindungi yang bakal di selundupkan (Reza/portalmedia)

Tidak ingin asal tangkap mengingat banyak modus yang diterapkan para pelaku.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulsel berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 26 satwa dilindungi melalui jalur laut di KM Gunung Dempo.

Satwa jenis burung dan mamalia melata berhasil diselamatkan dalam gudang penyimpanan kapal KM Gunung Dempo saat hendak diselundupkan masuk ke Sulsel melalui pelabuhan Soekarno-Hatta, Kota Makassar, pada Selasa (8/11/2022), malam.

Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Parepare, Ahmad Yani menyebut, satwa yang dimankan terdiri dari 21 ekor burung dari berbagai jenis, dan lima ekor mamalia melata jenis Kuskus. Semua termasuk satwa dilindungi sesuai dengan aturan Menteri LHK nomor 106 tahun 2018.

Baca Juga : Sejumlah Spesies di Lutra Terancam Punah, Pemda Gandeng FFI Lestarikan Ekosistem Hutan

"Jumlahnya 26 satwa. Ada beberapa jenis yang kami selamatkan, ini ada mamalia jenis Kuskus kemudian kalau burung, kita dapati jenis Nuri Kepala Hitam, Kakak Tua Jambul Kuning, Jagal Papua, Kakatua Raja, dan Cucak Emas," ujarnya kepada wartawan.

Yani menjelaskan, satwa dilindungi itu dikirim secara ilegal dari kawasan hutan Papua, tidak disertai dengan surat angkut satwa liar, sehingga pihak Pelni langsung melaporkannya ke BBKSDA Sulsel. Atas informasi tersebut tim kemudian berhasil melakukan penyelamatan.

Akan tetapi, patut disayangkan karena dalam operasi tersebut, pemilik ataupun pelaku penyelundupan satwa itu tidak ditemukan. Sehingga untuk langkah selanjutnya KSDA lebih dulu akan melakukan identifikasi awal dan penanganan pertama.

"Sampai saat ini belum ditemukan pelakunya, karena ini barang temuan dari kawan-kawan yang ada di kapal. Akan tetapi, akan kami coba dalami bersama Balai lingkungan hidup dan kehutanan Sulawesi nanti," bebernya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer