0%
Senin, 11 Juli 2022 21:09

Dirjen PHU Buka Data, Jemaah Haji Wafat Tahun Ini Turun Signifikan

Editor : Azis Kuba
Dirjen PHU Buka Data, Jemaah Haji Wafat Tahun Ini Turun Signifikan
ist

Hilman membandingam data jemaah wafat berdasarkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) sejak 7 tahun terakhir. Pada tahun 2015, ada 397 jemaah wafat dan pada 2019, jemaah wafat sebanyak 169 orang.

PORTALMEDIA.ID -- Tercatat, jemaah haji wafat di Tanah Suci sudah 36 orang hingga Senin (11/7/2022). Terakhir, sebanyak 8 orang jemaah indonesia meninggal pada fase pascawukuf di Arafah,

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, merinci, 8 orang yang meninggal itu terdiri atas 2 orang jemaah wafat di KKHI Makkah, dan 6 jemaah wafat di KKHI Mina.

"Jika disandingkan dengan angka kematian pada hari yang sama untuk lima tahun terakhir, saat ini adalah yang paling sedikit. Angka penurunannya sangat signifikan," terang Hilman, dalam rilisnya, Senin (11/7/2022).

Hilman membandingkan data jemaah wafat berdasarkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) selama 7 tahun berturut-turut. Pada hari ke-40 operasional haji di tahun 2015, misalnya, ada 397 jemaah wafat. Sementara pada 2016, ada 180 jemaah wafat. Tiga tahun berikutnya, angka kematian pada angka 327 (2017), 177 (2018), dan 169 (2019).

Baca Juga : Cuaca Panas dan Beban Pesawat, Kadaker Bandara Imbau Jemaah Tertib Barang Bawaan

"Tahun ini, angka kematian pada 40 hari operasional, 36 jemaah," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, dr Budi Sylvana banyak jemaah kesasar, kelelahan dan dehidrasi di sepanjang jalur jumarat.

dr. Budi, mengatakan faktor kelelahan disinyalir menjadi pemicu bagi komorbid pada jemaah lansia dan memiliki komorbid, terutama pada jemaah yang memiliki penyakit jantung.

“Dari kemarin sampai hari ini saja ada 6 jemaah kita yang meninggal disebabkan kelelahan dan dehidrasi yang menyebabkan penyakit jantung lebih berat.” kata dia Sabtu (9/7/2022).

Baca Juga : Catat! Barang Ini Dilarang Masuk Koper Bagasi Jemaah

Budi jemaah yang kelelahan dan dehidrasi sehingga tidak makin banyak yang berjatuhan di sepanjang jamarat. Apalagi tahun ini tidak boleh ada kendaraan masuk jumarat dan tidak boleh ada kursi roda kosong yang masuk.

Mayoritas jemaah haji sakit yang mendapatkan perawatan di Pos Kesehatan Mina juga didominasi oleh faktor kelelahan dan dehidrasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar