PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Beredar potongan video kasus tabrak lari yang menjadi viral di media sosial (medsos). Viralnya video ini salah satunya disebabkan karena mobil pengendara tersebut berlogi dinas Polri dan menabrak pengendara roda dua.
Belakangan diketahui, kejadian itu terjadi di ruas Jalan Samparaja, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (8/11/2022) kemarin.
Baca Juga : Warga Sayangkan Taman Mattirotasi Ditutup Padahal Masa Sewa Belum Berlaku
Dalam video beredar berdurasi 44 detik itu memperlihatkan sebuah mobil jenis double cabin berwarna abu-abu berlambangkan Polri tiba-tiba saja menabrak pengendara motor.
Tak lama, mobil dinas Polri itu pun meninggalkan lokasi tanpa melakukan pertolongan pada pengedara motor yang ditabraknya.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kapolresta Parepare, AKBP Andiko Wicaksono membantah kepemilikan dari mobil tersebut.
Baca Juga : Kisah Baru di Parepare: Ketika Jaring Pengaman Sosial Sampai ke Tangan Nelayan, Petani, dan Juru Parkir
"Setelah didalami, petunjuk pertama yang menjadi temuan adalah ternyata mobil tersebut bukan mobil unit patroli Dinas Parepare," jelas Andiko kepada wartawan, Rabu (9/11/2022).
Andiko menambahkan, petunjuk kedua adalah pengemudi mobil berlogo Polri itu bukanlah anggota Polri melainkan warga sipil yang bekerja sebagai wiraswasta yang bekerja di jasa ekspedisi barang.
Mobil tersebut merupakan barang invetaris baru yang dikirim langsung oleh Mabes Polri melalui jasa ekspedisi barang masuk ke Sulsel melalui jalur pelabuhan Makassar.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sosialisasi Etika dan Disiplin
"Dari petunjuk-petunjuk yang ada, ternyata ada pendistribusian barang pengadaan barang baru dari Mabes Polri kepada beberapa Polda di Sulawesi melalui pelabuhan Makassar. Kesimpulan kalau ini barang dari Jakarta dan dikonfirmasi ke Mabes Polri bahwa benar ada pendistribusian barang pada hari Selasa kemarin," jelasnya.
Andiko mengungkapkan, setelah mobil tersebut tiba di Kota Makassar, mobil dinas itu pun langsung dibawa oleh jasa ekspedisi yang pengemudinya merupakan karyawan sipil.
"Ini pendistribusian untuk Polda Gorontalo. Ini sementara dalam proses kami meminta pihak ekspedisi untuk bertanggungjawab kepada korban," ungkapnya.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Gelar Pelatihan Human Interest Photography untuk ASN
Kata Andiko, pihaknya telah mengamankan pengemudi mobil tersebut. Pengemudi berinisial I yang tercatat merupakan warga Kota Makassar.
"Pada saat ditanya kenapa tidak menolong korban, katanya karena ketakutan sebab warga telah datang. Dia ketakutan dan pergi mengamankan diri," katanya.
Perwira polisi berpangkat dua bunga melati itu menjelaskan, akibat kejadian itu korban pengendara roda dua yang merupakan ayah dan anak mengalami luka lecet.
Baca Juga : Selamatkan Anak-anak, Pemerintah Bakal Buat Aturan Pembatasan Usia Main Medsos
"Ayahnya sendiri luka lecet dan nyeri pada punggung. Kalau untuk anaknya luka lecet pada kaki," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News