0%
Sabtu, 12 November 2022 20:42

Warga Tutup Jalan Gegara Pilkades, Lalu Lintas Trans Sulawesi Lumpuh Total

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Kemacetan panjang terjadi di Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Gowa- Takalar akibat penutupan di Jalan Poros Galesong-Barombong (Portal Media/Reza)
Kemacetan panjang terjadi di Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Gowa- Takalar akibat penutupan di Jalan Poros Galesong-Barombong (Portal Media/Reza)

Kemacetan parah terjadi hampir 10 kilometer lebih

PORTAL MEDIA, ID. GOWA-- Kemacetan panjang terjadi di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di ruas jalan penghubung Kabupaten Gowa dan Takalar, Sabtu 12 November 2022.

Kemacetan tersebut dipicu oleh penutupan jalan poros Galesong- Barombong yang dilakukan warga, lantaran tak terima calon yang diusung dinyatakan tidak lolos sebagai peserta kandidat di Pilkades.

Dari pantauan Portalmedia, Sabtu malam sekira pukul 20:00 Wita, ratusan kendaraan menumpuk di ruas jalan penghubung antar Kabupaten tersebut. Kemacetan parah terjadi hampir 10 kilometer lebih, mulai dari jalan poros Kecamatan Bajeng hingga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca Juga : Doli Kurnia Usul Pencalonan Pilkades Gunakan Sistem Parpol

"Macet begini karena masyarakat tutup jalan di Galesong, pemilihan desa disana baru tidak terima calonnya kalah" kata salah satu warga, Daeng Kama yang ditemui Portalmedia, di kawasan Pallangga, Gowa.

Selain itu, kemacetan juga sudah terjadi sejak pukul 16:00 Wita, petang tadi. Sejumlah kendaraan roda empat pun terjebak macet hingga berjam-jam.

"Dari tadi saya disini, banyak kendaraan karena kan ditutup jalan di Galesong jadi banyak lewat sini," ungkap salah satu pengendara bernama Hatir. Hingga berita ini diturunkan kemacetan panjang masih terjadi di Jalan poros Gowa-Takalar tersebut.

Baca Juga : Jalan Nasional Maros-Bone Akan Pakai Sistem Buka Tutup saat Mudik Lebaran

Dikutip di salah satu berita online, warga di Desa Aeng Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar melakukan aksi penutupan jalan Trans Sulawesi. Mereka diketahui memprotes tahapan Pilkades, dimana dukungannya tidak lolos sebagai calon kepala desa.

"Pasca hasil pengumuman tes calon pilkades. Tes calon kepala desa. Dia tutup jalan, jalan lintas Provinsi," ujar Bhabinkamtibmas Biring Kassi Aipda Salam.

Menurut Salam, aksi protes tersebut dilakukan oleh pendukung salah satu bakal calon yang dinyatakan tidak lolos. Mereka pun merasa dicurangi.

Baca Juga : Peneliti: Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Rentan Suburkan Korupsi dan Penyalagunaan

"Yang tidak lolos yang menyuarakan protes. Bisa saja ada anggapan seperti itu (warga protes karena merasa dicurangi)," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar