PORTALMEDIA.ID, GOWA -- Data korban meninggal dunia dan hilang dalam bencana tanah longsor di poros trans Sungguminasa - Malin, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) bertambah. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan empat lainnya masih dalam proses pencarian.
Diketahui, intesitas hujan tinggi beberapa hari terakhir di Kabupaten tetangga Kota Makassar ini membuat sejumlah titik mengalami bencana tanah longsor, pada Rabu (16/11/2022) kemarin.
Hal ini dilaporkan dari hasil assesment Basarnas Sulsel. Data Basarnas Sulsel menyebutan ada dua titik terdampak tanah longsor yang menyebabkan korban jiwa, yakni di Dusun Kunyika dan Dusun Borong Sapiria, Kecamatan Parang Loe, Kabupaten Gowa, Sulsel. Titik longsor tersebut berada di ruas Sungguminasa - Malino tepatnya pada Km 60-61 dan Km 63-64.
Baca Juga : Longsor Tutup Akses Sulsel-Sulteng, Bupati Irwan Turun Langsung
Di Dusun Kunyika sendiri ada satu unit rumah tertimbun tanah longsor mengakibatkan dengan satu orang wanita bernama Daeng Ngasseng (60) belum ditemukan.
Sementara di Dusun Borong Sapiria sebuah mobil terseret tanah yang sebelumnya dilaporkan satu orang hilang kini menjadi tiga orang, yakni Nursamsia (25), Muh Royan (6), dan Jumria (37).
"Jadi total ada 4 orang korban yang sementara dalam pencarian. Untuk memaksimalkan pencarian kita menambah personel dengan mengirimkan 1 SRU (Search and Rescue Unit) menuju ke lokasi kejadian tadi pagi," jelas Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi dalam keterangannya, Kamis (17/11/2022).
Baca Juga : Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas Usai Bermain di Sungai Bendungan PLTU Bakaru Pinrang
Djunaidi, menjelaskan proses pencarian dibagi dua titik masing masing di Dusun Kunyika dan Dusun Borong Sapiria dengan memeriksa lokasi dan menyingkirkan material tanah serta menyisir sepanjang aliran sungai yang memungkinkan korban terseret.
Sementara itu, tiga korban terdampak longsor sebelumnya ditemukan meninggal dunia. Satu korban atas nama Sunaria (38) di Dusun Kunyika dan dan korban di Dusun Sapiria, yaitu Nuraeni (47) dan Nurhaya (24). Ketiganya sudah dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga.
"Semoga dengan tambahan SRU pencarian hari ini berjalan baik dan maksimal sehingga para korban bisa segera ditemukan," tukasnya.
Baca Juga : Kapal KM Nuraila Alami Patah Kemudi, 18 Penumpang Berhasil Diselamatkan
Reza Rivaldy
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News